Beritabatavia.com -
Wisatawan yang berwisata ke obyek wisata Pantai Anyer Banten, hendaknya meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatiannya. Mengingat kondisi jalan menuju destinasi itu, Kecamatan Citangkil dan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, masih rusak berat, berdebu dan belum diperbaiki dengan tuntas.
Pantauan di lokasi, sejumlah titik jalan yang rusak dan berlubang besar di kawasan industri Citangkil dan Ciwandan, masih belum selesai diperbaiki, hingga saat ini puluhan pekerja masih melakukan perbaikan. Padahal jalan tersebut adalah akses utama menuju kawasan wisata di Anyer dan Cinangka.
Tadi saya merasa lelah dan ingin muntah ketika menuju Anyer, karena jalan di Cilegon masih banyak rusak, dan belum selesai diperbaiki, kata salah seorang warga Tangerang yang ditemui di pantai Patra Sambolo, Muhamad Syafei, Selasa (27/12).
Dia mengatakan, kerusakan jalan yang ada di kawasan industri Cilegon dilihatnya rusak sepanjang tahun. Tahun lalu saya ke Anyer kondisi jalan rusak, dan sekarang masih juga rusak katanya.
Senada diungkapkan oleh wisatawan lainnya, Rudi. Menurut ayah dua anak ini, rusaknya jalan menuju kawasan Anyer akan membuat citra pariwisata di Banten buruk. Kalau saya berwisata ke Bandung, jalannya relatif baik. Berbeda dengan ke kawasan Banten, jalannya berlubang, katanya.
Karenanya pemerintah daerah dan provinsi harus bisa mendesak dan melobi pemerintah pusat, agar jalan-jalan yang statusnya milik negara harus mendapatkan perhatian khusus, apalagi di kawasan Cilegon dan akses menuju kawasan wisata.
Harusnya kawasan Cilegon yang banyak industri menjadi skala prioritas pemerintah, apalagi ini menyangkut sektor pariwisata, katanya.
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indoensia (PHRI) Kabupaten Serang, Sukirman, berharap perbaikan jalan sselesai dapat dilakukan sebelum tahun baru. Kami sangat berharap sebelum tahun baru ini sudah selesai, katanya. o eee