Kamis, 29 Desember 2011 16:43:25

Waspada Daging Tak Layak Konsumsi

Waspada Daging Tak Layak Konsumsi

Beritabatavia.com - Berita tentang Waspada Daging Tak Layak Konsumsi

Untuk memastikan peredaran daging yang berada di pasaran layak konsumsi menjelang pergantian tahun, Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat ...

Waspada Daging Tak Layak Konsumsi Ist.
Beritabatavia.com - Untuk memastikan peredaran daging yang berada di pasaran layak konsumsi menjelang pergantian tahun, Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat melakukan razia ke 5 supermarket dan 3 tradisional serta 2 tempat penampungan ayam (TPnA) yang berada di wilayahnya.

Walau tak ditemukan daging yang tidak layak konsumsi, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap peredaran daging tak layak konsumsi, terlebih menjelang pergantian tahun saat ini.

Sidak ini kami lakukan untuk memastikan, bahwa lalulintas peredaran daging diwilayah Jakarta Pusat menjelang pergantian tahun saat ini Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH), kata Sarjoni, Kasie Pengawasan dan Pengendalian Sudin Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat.

Menurutnya, menjelang pergantian tahun ada kecenderungan kebutuhan daging segar meningkat. Hal itulah yang membuat pihaknya memperketat pengawasan peredaran daging diwilayah Jakarta Pusat.

Namun ia menilai, peredaran daging diwilayah Jakarta Pusat saat ini relatif aman. Pasalnya, lanjut Sarjoni, saat melakukan razia pihaknya tidak menemukan adanya daging yang tidak layak konsumsi.

Dijelaskannya, supermarket yang menjadi sasaran sidak antara lain adalah Hero yang terletak di Gunung Sahari dan Kemayoran, Food Hall yang terletak di Plaza Indonesia dan Grand Indonesia, serta Ranch Market yang juga terdapat di Grand Indonesia.

Pasar tradisional yang menjadi target sidak adalah Pasar Senen, Pasar Kombongan Kemayoran dan Pasar Gembrong Cempaka Putih. Sedangkan, 2 TPnA yang juga ikut disidak adalah TPnA yang terletak di Joharbaru dan Cempakaputih.

Daging yang diperiksa adalah daging sapi dan daging ayam. Untuk daging ayam, kami periksa apakah daging ayam tiren atau bukan dan mengandung formalin atau tidak. Sementara untuk daging sapi, kami memastikan tidak dioplos dengan daging babi dan bukan daging gelonggongan, ujar Sarjoni.

Untuk melakukan sidak tersebut, sambungnya, pihaknya menerjunkan sebanyak 9 personil, yang terdiri dari 2 petugas kepolisian dari Sudin Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat, serta melibatkan 2 petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya.

Dilaporkan ke Gubernur

Sementara Kasudin KUKM dan Pedagangan Jaksel, Doddy S Geso mengatakan, langkah yang diambil bila supermaket kedapatan barang kedaluwarsa, Pemkot Jakarta Selatan akan melaporkan ke Gubernur  lebih dulu serta memberikan teguran secara lisan maupun tertulis pada manajemen supermarket.

Jika kemudian dilain hari masih ditemukan makanan atau minuman bermasalah maka akan diberikan tindakan tegas dengan membawa kasus tersebut ke pengadilan karena dinilai melanggar UU No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. O brn
Berita Lainnya
Selasa, 21 Juli 2026
Sabtu, 18 Juli 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Selasa, 30 Juni 2026
Jumat, 26 Juni 2026
Senin, 22 Juni 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Kamis, 11 Juni 2026
Selasa, 19 Mei 2026