Beritabatavia.com -
Sekitar 623 anggota Polda Kalbar, melakukan tes urine untuk mengetahui bebas narkoba atau tidak. Ternyata ditemukan seorang anggota polisi terbukti positif mengkonsumsi narkoba.
Dari semua anggota Polda yang mengikuti tes urine, hanya ada satu anggota terbukti positif menggunakan narkoba, ujar Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol Sugeng Heryanto, kemarin.
Menurut dia, dari 623 anggota Polda Kalbar yang mengikuti tes urine. Hanya ditemukan satu anggota yang terbukti positif menggunakan narkoba. Mengenai jenis narkoba yang digunakan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Anggota yang terbukti positif menggunakan narkoba kini menjalani pemeriksaan di Propam Polda Kalbar, ungkap Sugeng.
Ia mengatakan, anggota yang terbukti positif sebagai pengguna narkoba akan diberikan pembinaan. Namun mengenai pembinaan tersebut seperti apa, sesuai keputusan Kapolda Kalbar. Kita hanya melakukan tes urine saja. Untuk proses lebih lanjut sesuai kebijakan Kapolda, kata Sugeng.
Ia menambahkan, tes urine baru dilakukan terhadap 623 anggota dari 1.335 personil di lingkungan Polda Kalbar. Tes dilakukan terhadap semua jajaran, mulai dari bintara hingga perwira.
Bahkan Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Unggung Cahyono, turut serta dalam pemeriksaan tersebut. Dimana, tes urine dilakukan guna menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri. 623 anggota yang menjalani tes urine ini hanya anggota yang ikut apel pagi. Kegiatan akan dilakukan secara bertahap, jelas Sugeng.
Sementara itu, Kapolda Kalbar Brigjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, hasil tes urine akan digunakan sebagai acuan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kalbar. Kegiatan ini digelar atas kerjasama antara Polda Kalbar dan BNNP Kalbar.
Seandainya ada anggota kepolisian yang positif menggunakan narkoba, akan diselidiki oleh Bidang Propam Polda Kalbar, katanya seperti dikutip berita khatulistiwa.
Kapolda membenarkan, dari hasil tes urine terdapat satu anggota polisi positif sebagai pengguna narkoba. Terkait jenis narkoba yang digunakan, pihaknya bersama BNNP Kalbar masih melakukan penyelidikan lebih dalam.
Saat ini, anggota yang positif mengkonsumsi narkoba tersebut sedang dalam pemeriksaan petugas Propam Polda Kalbar, jelasnya.
Kapolda menyatakan, anggota yang belum menjalani tes urine akan diminta melakukan tes pada tahap berikutnya. Tes urine dilakukan guna mengantisipasi masuknya narkoba di lingkungan Polda Kalbar.
Kita berkaca pada hasil tangkapan BNNP Kalbar terhadap seorang anggota Polresta Pontianak yang diduga menggunakan narkoba. Dan sampai saat ini kasusnya masih diproses, ungkapnya.
o ep