Beritabatavia.com -
Sekitar 2,8 juta buruh di seluruh dunia mengancam melakukan aksi mogok hari ini. Mereka juga mengimbau seluruh buruh yang masih bekerja untuk stop berproduksi dan ikut melakukan aksi mogok.
Massa buruh juga akan berunjuk rasa di DPRD daerah masing-masing, kata Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Said Iqbal, Rabu (3/10).
Aksi terbesar dipusatkan di tujuh kawasan industri Bekasi, Jawa Barat. Di Ejip, Jababeka, dan MM. Sekitar 500.000 buruh akan mengikuti aksi mogok. Jalan raya dan jalan tol di Jababeka pun terancam lumpuh.
Agenda yang diusung adalah tuntutan menghapus Out Sourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM) dan jalankan jaminan kesehatan (Jamkes) untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali, tegas dia.
Mogok nasional para buruh itu akan dilaksanakan di 21 kabupaten/kota seluruh Indonesia dengan 80 kawasan/sentra industri. Sedangkan di luar 80 kawasan industri dimaksud, dilakukan unjuk rasa di DPRD dan Pemda di seluruh Indonesia, di antaranya Kaltim, Kalbar, Papua, Sulut, Gorontalo, dan lainnya.
Dalam aksi mogok itu agenda yang diusung adalah tuntutan menghapus Out Sourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM) dan jalankan jaminan kesehatan (Jamkes) untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali pada 2014 bukan 2019, dengan iuran Jamkes buruh tetap dibayar pengusaha seperti sekarang ini. o eee