Beritabatavia.com -
Salah satu penyebab kesemrautan hingga berujung pada kemacetan lalu lintas di ibukota Jakarta adalah rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas para pengguna jalan. Ditambah lagi tingginya angka pelanggaran rambu-rambu lalu lintas dan ketentuan lain yang seharusnya ditaati oleh pengendara. Rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat terbukti dari jumlah pelanggaran yang berhasil ditindak oleh petugas selama menggelar operasi. Polda Metro Jaya menggelar operasi dengan sandi 'Patuh Jaya' 2010 sejak Kamis 15 Juli 2010 lalu.
Berdasarkan catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya , hingga Rabu (28/7) sudah menindak sebanyak 64.650 pelanggaran lalu lintas.
Rincian pelanggaran tersebut lebih banyak dilakukan pengendara sepeda motor yakni sebanyak 42.154 pelanggaran, sedangkan pengendara mobil pribadi sebanyak 1.661 pelanggaran dan pengendara kendaraan angkutan umum sebanyak 20.835 pelanggaran.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono mengatakan, selain menindak para pelanggar lalu lintas dengan memberikan surat tanda pelanggaran atau surat tilang. Pihaknya juga menyita sebanyak 544 sepeda motor dan 107 mobil karena tidak dilengkapi dokumen yang sah, serta melakukan pelanggaran berat yang dapat mengancam keselamatan jiwa pengemudi sendiri maupun orang lain.
Kombes Condro mengakui, operasi yang bersifat refresif ini berhasil meminimalisir kecelakaan, kemacetan dan kesemerawutan lalu lintas yang selama ini terjadi di jalan-jalan Ibukota Jakarta. O son