Jumat, 30 Juli 2010 22:45:09

Presiden SBY: Generasi Muda Harus Memiliki 5 Syarat

Presiden SBY: Generasi Muda Harus Memiliki 5 Syarat

Beritabatavia.com - Berita tentang Presiden SBY: Generasi Muda Harus Memiliki 5 Syarat

Agar bisa mencapai kemajuan dan kesejahteraan, masyarakat Indonesia harus memiliki persyaratan berupa sejumlah identitas dan karakter. Ada lima hal ...

Presiden SBY:  Generasi Muda Harus Memiliki 5 Syarat Ist.
Beritabatavia.com - Agar bisa mencapai kemajuan dan kesejahteraan, masyarakat Indonesia harus memiliki persyaratan berupa sejumlah identitas dan karakter. Ada lima hal yang harus dimiliki generasi muda, untuk bisa melanjutkan estafet kepemimpinan nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan pengarahan kepada peserta The Future Defense Leaders Workshop di Istana Negara, Jumat (30/7) sore.  Saya sebagai kepala negara sungguh berharap, kelima syarat berupa  identitas atau  karakter itu dimiliki generasi muda kita, tegas Presiden SBY.
Menurut Presiden kelima syarat tersebut adalah:
Syarat pertama, kita harus tetap menjadi manusia yang beriman dan berkarakter baik. Kita harus menjadi masyarakat yang religius, sesuai agama masing-masing, ujar Presiden SBY. Makin ke depan, lanjut SBY, kita harus makin menjadi manusia dan masyarakat yang mencinta kedamaian dan perdamaian, dan menolak kekerasan, yang merupakan landasan dari segalanya.

Kedua, untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera, manusia dan bangsa Indonesia harus cerdas dan rasional. Memang kehidupan sebuah bangsa, sebagaimana kehidupan manusia, tidak pernah bebas dari emosi. Hakikatnya patriotisme adalah emotions. Nasionalisme juga emotions. Tetapi menjadi terlalu emosional dan tidak rasional, itu tidak logis. Itu keliru, Presiden mengatakan.

Sedangkan yang ke tiga adalah,  menjadi Bangsa yang maju, lanjut Presiden, adalah bangsa yang inovatif dan bangsa yang berbudaya unggul. Oleh karena itu mutlak dan wajib hukumnya generasi bangsa sekarang ini sungguh menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, Presiden menjelaskan hal yang ketiga. Seraya terus mengasah kreativitas dan inovasi ini, bangsa Indonesia harus membangun budaya unggul, the culture of excellence. Bukan asal jalan, bukan asal maju, tetapi why not the best? SBY menambahkan.

Yang keempat, yang saya harapkan, jaga, perkuat, dan tingkatkan semangat harus bisa, the can do spirit. Jangan pernah menyerah, never surrender. Tahu memang ada masalah, jadilah troubleshooter dan bukan trouble maker. Jadilah solusi, jangan masalah. Jadilah orang yang optimis, bukan pesimis. Jadilah orang yang berpikir positif, jangan berpikir negatif, SBY menegaskan.

Kelima dan terakhir, Presiden berharap agar para peserta lokakarya bisa menjadi patriot-patriot bangsa yang bertanggung jawab. Patriotisme dan nasionalisme masa kini adalah apa yang bisa dilakukan untuk bangsa dan negaranya, Presiden menjelaskan. Bukan narrow nationalism, tetapi constructive nationalism. Demikian juga untuk patriotisme, lanjut Presiden SBY.

Maknanya adalah bila tahu negaranya belum baik, lakukanlah sesuatu untuk negara di lingkungan masing-masing, tidak hanya menonton sambil menyalahkan. Tidak hanya berada dalam proses perubahan, tetapi juga memimpin perubahan, sebesar apapun perubahan-perubahan kearah yang lebih baik itu, di manapun," Presiden menandaskan. O arc/son (foto abror/sby.info)
Berita Lainnya
Senin, 17 Agustus 2026
Minggu, 16 Agustus 2026
Minggu, 16 Agustus 2026
Sabtu, 15 Agustus 2026
Sabtu, 15 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Sabtu, 08 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026
Kamis, 06 Agustus 2026