Beritabatavia.com -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan Kereta Api (KA) kelas ekonomi AC bernama KA Bogowonto pada Jumat (3/9) malam di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Peluncuran KA jurusan Stasiun Senen ke Kutoarjo,Jawa Tengah itu diresmikan secara langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Freddy Numberi.
Freddy berharap, pada 2013 mendatang seluruh KA, terutama untuk kelas ekonomi jarak jauh sudah dilengkapi pendingin udara alias AC. Dengan begitu, pada tahun-tahun mendatang rasa aman dan nyaman tentu akan dirasakan para pengguna jasa KA, khususnya kelas ekonomi. Kenyamanan kereta ekonomi sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Pasalnya, kereta api itu menggunakan uang rakyat dan harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, kata Freddy didampingi Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan RI, Tundjung Inderawan.
Dijelaskan Freddy, KA Bogowonto diproduksi PT INKA dengan menghabiskan biaya produksi sebesar Rp 38,3 miliar. Semoga kereta ekonomi yang dilengkapi pendingin udara ini bisa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Selain itu harus dipelihara pula karena pendanaan kereta ini berasal dari APBN, jelas Freddy.
Kepala Humas Daops I PT KAI, Mateta Rizallulhaq, menjelaskan,Stasiun pemberhentian KA ini antara lain di Stasiun Senen, Jatinegara, Jatiasih, Cirebon, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, dan terakhir di Kutuarjo.
Untuk tarif, sambung Mateta, meliputi tarif umum Rp 70 ribu, tarif lansia dan anak-anak Rp 65 ribu, veteran, Rp 49 ribu, dan TNI/Polri Rp 35 ribu. Selain dilengkapi fasilitas AC, KA Bogowonto terdiri dari dari sembilan gerbong penumpang dan satu gerbong kereta makan. Keistimewaan kereta ini, ialah dirancang dengan kecepatan operasional 100 km/jam serta umur teknis tidak kurang dari 25 tahun. O bjc/brn