Rabu, 28 Maret 2018 17:40:31

Skandal 1MDB, Pengusaha Malaysia Tolak Kapal Pesiarnya Dipindah ke AS

Skandal 1MDB, Pengusaha Malaysia Tolak Kapal Pesiarnya Dipindah ke AS

Beritabatavia.com - Berita tentang Skandal 1MDB, Pengusaha Malaysia Tolak Kapal Pesiarnya Dipindah ke AS

Pengusaha muda Malaysia, Low Taek Jho atau Jho Low yang dituduh terlibat dalam mega skandal 1MDB menolak rencana Kementerian Kehakiman Amerika ...

 Skandal 1MDB, Pengusaha Malaysia Tolak Kapal Pesiarnya Dipindah ke AS Ist.
Beritabatavia.com -
Pengusaha muda Malaysia, Low Taek Jho atau Jho Low yang dituduh terlibat dalam mega skandal 1MDB menolak rencana Kementerian Kehakiman Amerika Serikat untuk memindahkan kapal pesiar mewahnya dari Indonesia ke AS.

Melalui pengacaranya, Low yang belum diketahui keberadaannya mengatakan, pemerintah AS tidak tahu bagaimana mempertahankan atau memasarkan kapal pesiar mewah unik dan khas seperti  The Equanimity. Sehingga kapal pesiar itu diminta untuk tetap berlabuh di Bali.

Misalnya, pemerintah sedang mempertimbangkan mengurangi jumlah anggota awak menjadi hanya delapan dari lebih dari 20 orang, ini akan membahayakan kehidupan awak kapal dan menimbulkan kerusakan pada kondisi kapal pesiar tersebut, demikian pernyataan tim pengacara Low, seperti dilansir Straits Times pada 28 Maret 2018.

Kementerian Kehakiman AS  telah meminta Pengadilan Distrik Pusat California untuk mengeluarkan surat perintah guna menunjuk pemerintah AS sebagai penjaga kapal pesiar tersebut. Dalam dokumen yang diajukan itu, Kementerian Kehakiman AS juga memerintahkan perwakilan Low untuk mengirimkan kapal pesiar ke AS untuk tujuan penyitaan.

Pihak berwenang Indonesia bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI menyita kapal mewah The Equanimity yang diduga milik Jho Low di Teluk Benoa, Bali. Penangkapan kapal yang telah berada di lepas pantai Teluk Benoa sejak November 2017 dilakukan setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri bekerja sama dengan FBI.

Kapal pesiar yang ditaksir seharga Rp 3,4 triliun itu diyakini didapatkan Low dengan menyalahgunakan dana 1MDB. Menurut sejumlah sumber yang mengungkap kasus ini, Low merupakan orang yang telah membantu mendirikan 1MDB bersama Najib pada 2009, perusahaan investasi milik Malaysia dan ikut terlibat dalam pengambilan keputusan keuangan di 1MDB.  0 KAY


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 27 Maret 2026
Minggu, 15 Februari 2026
Rabu, 21 Januari 2026
Jumat, 19 Desember 2025
Senin, 20 Oktober 2025
Minggu, 13 Oktober 2024
Kamis, 22 Agustus 2024
Senin, 24 Juni 2024
Minggu, 19 Mei 2024
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024