Sabtu, 05 Januari 2019

5 ABG Jakarta & Bekasi Dijadikan Pelacur di Bali

5 ABG Jakarta & Bekasi Dijadikan Pelacur di Bali

Beritabatavia.com - Berita tentang 5 ABG Jakarta & Bekasi Dijadikan Pelacur di Bali


Polda Bali mengungkap tindak pidana perdagangan orang, Jumat (4/1). Korbannya yaitu lima anak di bawah umur (ABG) yang dipekerjakan di tempat ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Polda Bali mengungkap tindak pidana perdagangan orang, Jumat (4/1). Korbannya yaitu lima anak di bawah umur (ABG) yang dipekerjakan di tempat prostitusi di kawasan Sanur. Kelima korban berasal dari Jakarta dan Bekasi, nama dan identitas korban dirahasiakan polisi karena korbannya masih remaja.

"Korban berusia antara 14-17 tahun. Kami menangkap dua orang perempuan  berinisial NKS (49), dan NWK, (51). Kedua perempuan itu berperan sebagai germo dan pemilik tempat prostitusi," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja di Denpasar, Sabtu (5/1).

Dijelaskan, kejahatan itu terungkap setelah salah satu korban melarikan diri dan kemudian melapor ke polisi didampingi petugas dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar.

Dari laporan itu, polisi kemudian menggerebek lokasi prostitusi di Jalan Sekar Waru 3B Sanur Denpasar Selatan. Selain mengamankan tersangka dan korban, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya buku catatan tamu, catatan boking dan pembayaran serta tiket pesawat.

Kelima korban direkrut oleh agen di Bekasi atas suruhan NKS. Para korban dijanjikan bekerja di Bali dengan gaji antara Rp5 sampai Rp11 juta per bulan dan disediakan fasilitas rumah serta salon. Kelima korban pun tergiur dengan janji itu. Oleh NKS, mereka kemudian dibelikan tiket pesawat ke Bali. Setibanya di Bali, mereka ditampung di sebuah rumah.

Oleh NKS, kelima korban selanjutnya dipaksa menjadi pekerja seks komersial. Mereka dipajang di sebuah hall milik NWK. "Tarifnya antara Rp250 sampai Rp300 ribu per jam dan setiap harinya melayani antara 1 sampai 8 orang pelanggan," ungkap Hengky.

Selain menahan kedua tersangka, polisi juga memburu sindikat trafficking, terutama agen di Bekasi. "Ada dugaan ini sindikat dan sudah beraksi lebih dari satu kali," ujar Hengky.  0 RIO
Berita Lainnya
Selasa, 05 Maret 2019
Minggu, 03 Maret 2019
Minggu, 03 Maret 2019
Kamis, 28 Februari 2019
Rabu, 27 Februari 2019
Selasa, 26 Februari 2019
Senin, 25 Februari 2019
Minggu, 24 Februari 2019
Jumat, 22 Februari 2019
Kamis, 21 Februari 2019
Rabu, 20 Februari 2019
Selasa, 19 Februari 2019