Kamis, 21 Maret 2019

Sarang Narkoba Kampung Bahari Digerebek, Petugas Ditembaki

Sarang Narkoba Kampung Bahari Digerebek, Petugas Ditembaki

Beritabatavia.com - Berita tentang Sarang Narkoba Kampung Bahari Digerebek, Petugas Ditembaki



Sarang Narkoba Kampung Bahari di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara digerebek petugas gabungan dari BNNK Jakarta dan aparat Polres ...

Ist.
Beritabatavia.com -

Sarang Narkoba Kampung Bahari di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara digerebek petugas gabungan dari BNNK Jakarta dan aparat Polres Jakarta Utara, Senin (18/03) malam. Penggerebekan itu diwarnai aksi penembakan kepada petugas BNNK

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Yuanita Amelia Sari membenarkan  personelnya sempat ditembaki dengan senapan angin saat melakukan penggerebekan narkoba di Kampung Bahari. "Sepertinya senapan angin. Kami mendengar letusan seperti itu. Akhirnya kami memberikan tembakan peringatan supaya massa membubarkan diri," kata Yuanita dalam keterangan resminya, Kamis (21/03/2019).

Beruntung, tidak ada petugas yang dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut. Menurut Yuanita, perlawanan tersebut disebabkan oleh provokasi target operasi yang berusaha melawan saat akan ditangkap. "Dia memprovokasi masyarakat untuk meminta dilepas," ujarnya.

Karena khawatir situasi menjadi tidak terkendali dan berimbas pada masyarakat setempat, aparat BNNK akhirnya meminta bantuan dari Polres Metro Jakarta Utara. Polisi kemudian menurunkan 110 personel yang akhirnya berhasil mengendalikan situasi.

Dari hasil operasi tersebut aparat BNNK dan polisi menemukan sejumlah senjata tajam dan barang bukti narkoba seperti ganja dan sabu. Sabu yang disita dalam operasi tersebut mencapai hampir satu kilogram.

Selain barang bukti narkoba, aparat menangkap 12 orang. Dua orang diantaranya positif mengonsumsi narkoba dari hasil tes urine. Namun mereka tidak dijadikan tersangka karena hasil penyelidikan menunjukkan mereka bukan bagian dari jaringan pengedar.

"Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, ternyata mereka tidak termasuk jaringan. Berarti mereka adalah pemakai dan berada di TKP untuk membeli narkoba," kata Yuanita.

Kepala Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto mengatakan aparat tidak menetapkan tersangka dalam penggerebekan tersebut. Sebab, aparat belum dapat mengidentifikasi siapa pemilik narkoba tersebut.

"(Narkoba) ini kan ditinggal jadi kita tidak tahu siapa yang punya dan pada saat itu aliran listrik memang padam sampai kami minta bantuan PLN untuk menyalakan kembali," kata Budhi. Polisi hanya menyita sejumlah barang bukti narkoba dalam operasi tersebut, seperti ganja, sabu dan alat-alat yang dipakai untuk menggunakan narkoba. 0 ERZ



Berita Lainnya
Senin, 07 Oktober 2019
Minggu, 06 Oktober 2019
Sabtu, 05 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Rabu, 02 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
Minggu, 29 September 2019
Jumat, 27 September 2019