Beritabatavia.com -
Video game saat ini bukan jadi barang aneh bagi anak-anak dan dewasa. Sekali main video game, pasti susah berhenti. Organisasi kesehatan dunia (WHO) mencantumkan kecanduan video game resmi dimasukkan dalam penyakit modern, yang kini sudah melanda di penjuru dunia.
Tahun lalu, menurut perwakilan WHO Tarik Jasarevic, WHO baru melakukan voting untuk memasukkan kecanduan video game ke dalam daftar tersebut. Kecanduan video game ini sebelumnya dimasukkan ke dalam draft International Classification of Diseases (ICD).
Mengutip Time, Kamis (30/05/2019) langkah itu didasari atas peninjauan terhadap sejumlah bukti yang ada dan mempertimbangkan persetujuan umum para ahli di seluruh dunia yang menyatakan pola perilaku main game ditandai dengan gangguan kontrol, menomorsatukan game dibanding tanggung jawab yang lain dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sekolah dan bekerja dan memenuhi janji-janji sosial.
Menurut para ahli WHO yang menganalisis studi tentang perilaku bermain game, penggunaan game oleh orang-orang berbeda dengan penggunaan internet, media sosial, perjudian daring, dan belanja online. Tidak ada data yang cukup, kata mereka, untuk menunjukkan bahwa ketergantungan orang pada hal-hal itu adalah perilaku kecanduan seperti permainan.
Menurut definisi baru, perilaku bermain game berubah menjadi penyakit ketika si pemain lebih mengutamakan game daripada kegiatan sehari-hari lainnya, dan mulai merusak hubungan seseorang, sekolah atau tanggung jawab pekerjaan selama setidaknya satu tahun.
Namun, tidak semua pakar perilaku sepakat bahwa main game cukup berbeda dari perilaku berbasis internet atau smartphone lainnya, dan mempertanyakan mengapa main game yang dipilih.
Michelle Carras, kontraktor independen tentang masalah kesehatan mental publik menerbitkan penelitian tentang perilaku bermain game, tidak mengesampingkan beberapa perilaku bermain game bisa bermasalah.
Beberapa studi menyoroti sifat kecanduan dan menghabiskan banyak waktu untuk bermain game, termasuk tak hanya bermain game tetapi menggunakan internet umum dan telepon pintar, dan karenanya mungkin tidak mengukur efek spesifik permainan. 0 ERZ