Beritabatavia.com -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membantah jika salah seorang kandidat Kapolri yakni Komjen Imam Sudjarwo adalah kerabatnya. Bantahan itu disampaikan presiden di Kantor Presiden, Rabu (29/9) menanggapi isu yang berkembang. Beredar kabar, Komjen Imam Sudjarwo adalah kerabat besan SBY, Aulia Pohan.
Isu yang menyebutkan salah satu calon kerabat atau famili keluarga saya itu tidak benar. Tidak ada hubungan famili apapun, tegas Presiden.
Presiden, menegaskan bahwa rumor seperti ini menyesatkan sehingga dia meminta agar masalah Polri, kejaksaan, TNI tidak ditarik-tarik ke ranah politik. Karena mengganggu sistem, kata SBY.
Dia meminta semua pihak menempatkan setiap lembaga negara pada tempatnya sesuai tatanan yang benar dan etika politik organisasi. Itu (politisasi) mengkhianati reformasi kita.
Presiden juga memberikan apresiasi kepada DPR yang telah menyetujui Panglima TNI baru sehingga bisa langsung dilantik. Khusus untuk calon kapolri, dia akan menyerahkan nama calon ke DPR, awal bulan mendatang.
Seperti halnya TNI, kata dia, kapolri baru pun akan menempuh cara yang sama. Kapolri (Bambang Hendarso) telah mengirimkan sejumlah nama calon pengganti. Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) juga telah mengirimkan nama untuk bahan pertimbangan saya, kata dia.
Dia minta semua pihak menerima siapapun yang nanti terpilih. Dia mengaku tengah menggodok calon yang dinilai tepat untuk diserahkan ke DPR. o vnc/nor