Kamis, 26 Desember 2019 11:01:42

Kadiv Humas Bantah Geng-gengan di Tubuh Polri

Kadiv Humas Bantah Geng-gengan di Tubuh Polri

Beritabatavia.com - Berita tentang Kadiv Humas Bantah Geng-gengan di Tubuh Polri

KADIV Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal membantah keras adanya kelompok-kelompok atau geng-gengan di tubuh Polri. Sampai saat ini, sama sekali ...

Kadiv Humas Bantah Geng-gengan di Tubuh Polri Ist.
Beritabatavia.com -

KADIV Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal membantah keras adanya kelompok-kelompok atau geng-gengan di tubuh Polri. Sampai saat ini, sama sekali tidak ada parameter geng-gengan di Korps Bhayangkara.

"Begitu juga mutasi jabatan di Polri telah melalui mekanisme yang berlaku. Mutasi jabatan di Polri ada mekanismenya. Melihat rekam jejak dan lewat (pertimbangan) Wanjakti (Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi)," tegas Irjen Iqbal yang membantah tudingan LSM Indonesia Police Watch (IPW) soal "Geng Solo" yang kariernya meroket di Polri. "Geng Solo" yang dimaksud adalah para perwira Polri yang pernah menjabat di Solo, Jawa Tengah.

Sebelumnya, IPW menuding Presiden Joko Widodo telah membangun "Geng Solo" di Polri. "Geng Solo" pun kariernya moncer. Namun, melesatnya karier perwira tinggi "Geng Solo" dinilai merusak sistem karier di Polri. "IPW melihat keresahan di internal Polri. Mereka merasakan slogan Promoter bukan lagi Profesional, Modern, dan Terpercaya, melainkan sudah jadi Promosi Orang-orang Tertentu," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Menurut Neta, sah saja bila Jokowi memilih para pati yang dahulu berdinas di Solo. Namun, hal itu jangan sampai merusak sistem karier yang sudah dibangun Polri sejak lama.

Neta mencatat ada tiga perwira tinggi mantan Kapolresta Surakarta, yang kariernya melesat. Kapolda NTB Irjen Nana Sujana ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya. "Ini pertama kali dalam sejarah Polri, ada kapolda dari luar Jawa yang langsung jadi Kapolda Metro Jaya," katanya.

Kemudian Irjen Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat Kabareskrim Polri. "Selama ini perwira yang menjadi Kabareskrim adalah irjen senior yang pernah menjabat kapolda tipe A," katanya.

Selanjutnya, Brigjen Ahmad Lutfi usai menjabat Kapolresta Surakarta mendapat promosi sebagai Wakapolda Jawa Tengah. "Perwira non-Akpol (bukan lulusan Akademi Kepolisian) ini menjadi wakapolda setelah mengikuti pendidikan. Biasanya usai pendidikan, perwira Polri menjabat posisi di Mabes Polri dengan pangkat tetap kombes. Baru kemudian dipromosikan jadi brigjen," urai Neta. 0 ERZ

 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 28 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 01 Juli 2020
Selasa, 30 Juni 2020
Rabu, 24 Juni 2020
Minggu, 21 Juni 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Jumat, 12 Juni 2020