Jumat, 27 Desember 2019 18:22:37

Penyiram Air Keras Novel Baswedan Ditangkap

Penyiram Air Keras Novel Baswedan Ditangkap

Beritabatavia.com - Berita tentang Penyiram Air Keras Novel Baswedan Ditangkap

PENYIRAM air keras ke wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, akhirnya ditangkap. Penangkapan yang membutuhkan waktu ...

 Penyiram Air Keras Novel Baswedan Ditangkap Ist.
Beritabatavia.com -

PENYIRAM air keras ke wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, akhirnya ditangkap. Penangkapan yang membutuhkan waktu lama apalagi  Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan deadline akhir tahun kepada Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk menangkap Novel Baswedan. Kapolri Idham menunjuk Kabareskrim Baru, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyelesaikan tugas pengungkapan kasus yang terjadi 11 April 2017.

“Polisi berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, kemarin. Pelakunya ada 2 orang,” papar Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo  di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Kabareskrim melanjutkan, pihaknya terus memantau perkembangan investigasi tim teknis terkait kasus tersebut. Listyo mengatakan, ia selalu memantau perkembangan kinerja Tim Teknis dengan melakukan koordinasi secara intensif. "Hampir setiap hari saya kumpulkan Tim Teknis untuk melihat kemajuannya (investigasi) sudah sampai di mana. Harapan kami, secepatnya bisa kami ungkap," kata Komjen Listyo.

Sementara Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, kedua orang pelaku berinisial R dan RM. “Penetapan melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang panjang, serta memeriksa sebanyak 373 saksi,” tambahnya, didampingi Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto dan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus.

Argo menjelaskan, kedua tersangka ditangkap tadi malam dari jalan Cimanggis, Bogor, Jawa Barat. Saat ini, kedua tersangka menjalani pemeriksaan intensif.

Novel diserang dengan air keras di depan masjid tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. Sejak saat itu, polisi terus berupaya untuk mengungkap kasus ini. Polri sempat membuat tim khusus untuk mengusut kasus ini. Tim lalu mengungkapkan sudah menemukan data signifikan terkait pelaku.

Sementara Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan ada dua orang yang sudah ditangkap terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan."Bagus. Saya sudah tahu. Ada dua orang," kata Mahfud di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (27/12).

Meski begitu Mahfud menolak berkomentar lebih lanjut terkait penangkapan terkait kasus penyiraman Novel Baswedan yang terjadi pada April 2017 lalu. Dia hanya menyampaikan apresiasi pendek terkait penangkapan kasus Novel itu. "Bagus," ujar Mahfud.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai kasus penyerangan Novel Baswedan  memasuki babak baru, yang menuju titik terang. Sebab terduga pelaku penyerangan Novel sudah menyerahkan diri kepada polisi, kemarin.

IPW mendapat informasi A 1 bahwa terduga pelaku penyerangan Novel adalah anggota Polri dari Brimob, Kelapa Dua, Depok. Terduga Pelaku berpangkat brigadir itu adalah pelaku tunggal. Dia menyerang Novel dengan air aki mobil yang sudah dicampur air, yang dia siapkan sebelumnya. Tujuannya karena merasa kesal dan dendam dengan ulah Novel, yang tidak dijelaskan ybs kenapa ybs dendam pada Novel.

"Lalu terduga pelaku minta diantarkan oleh temannya ke kawasan perumahan Novel di kelapa gading dengan sepeda motor dan temannya tsb tidak tahu menahu bahwa terduga pelaku akan menyerang Novel," papar Neta.

Dilanjutkan, Teman terduga juga seorang anggota Brimob di kelapa dua. Namun saat menyerahkan diri, si pengantar ikut juga ke kantor polisi bersama terduga pelaku. IPW memberi apresiasi terhadap kedua anggota Brimob tsb, meski keduanya terlambat menyerahkan diri hingga kasus Novel melebar kemana mana.

IPW berharap kasus Novel ini dibuka Polri dengan transparan ke publik, terutama dalam kasus menyerahkan dirinya terduga pelaku penyerangan. Dengan transparannya pengungkapan kasus ini, kasus Novel bisa segera dituntaskan, sehingga Polri tidak terus menerus tersandera kasus Novel.

Novel diserang dengan air keras di depan masjid tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. Sejak saat itu, polisi terus berupaya untuk mengungkap kasus ini. Polri sempat membuat tim khusus untuk mengusut kasus ini. Tim lalu mengungkapkan sudah menemukan data signifikan terkait pelaku. 0 END

 

Berita Lainnya
Senin, 30 Maret 2020
Minggu, 29 Maret 2020
Sabtu, 28 Maret 2020
Jumat, 27 Maret 2020
Kamis, 26 Maret 2020
Rabu, 25 Maret 2020
Selasa, 24 Maret 2020
Sabtu, 21 Maret 2020
Jumat, 20 Maret 2020
Kamis, 19 Maret 2020
Kamis, 19 Maret 2020
Rabu, 18 Maret 2020