Selasa, 07 Januari 2020 16:20:16

Presiden Jokowi: Banjir Bandang di Lebak Akibat Tambang Emas Ilegal

Presiden Jokowi: Banjir Bandang di Lebak Akibat Tambang Emas Ilegal

Beritabatavia.com - Berita tentang Presiden Jokowi: Banjir Bandang di Lebak Akibat Tambang Emas Ilegal

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten Usai ...

Presiden Jokowi: Banjir Bandang di Lebak Akibat Tambang Emas Ilegal Ist.
Beritabatavia.com -

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten Usai meninjau lokasi longsor di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Bogor, Selasa (7/1). Presiden mendarat di Pondok Pesantren La Tansa, Desa Banjaririgasi kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan disambut Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Presiden langsung meninjau kawasan pesantren yang terdampak banjir bandang selama sekitar 30 menit. Dari Pondok Pesantren La Tansa, Presiden meninjau lokasi pengungsian di GOR Kampung Cikomara, Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebakgedong, yang berlokasi tak jauh dari ponpes.

Menurut dia, banjir bandang yang menjerjang Lebak dikarenakan perambahan hutan, juga aktivitas tambang emas ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). "Kemudian yang di Lebak, di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kita lihat memang ini karena perambahan hutan, karena menambang emas secara illegal," ujar Jokowi.

Kepala Negara memerintahkan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya untuk menghentikan aktivitas tambang emas ilegal, yang memicu banjir bandang dan merugikan masyarakat. "Engga bisa lagi karena keuntungan satu, dua, tiga orang, kemudian ribuan yang lainnya di rugikan dengan adanya banjir bandang ini," tegas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan bahwa banjir bandang di Lebak, Banten membuat 30 jembatan rusak. Jokowi telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk membangun jembatan yang rusak itu dalam empat bulan.

"Juga ada sekolah yang rusak (totalnya) 19. Nanti saya juga perintah juga ke Kementerian Dikbud dan Kementerian PU agar segera diperbaiki," jelas dia.

Banjir bandang di Lebak pada awal 2020 ini juga membuat 1.410 unit rumah warga rusak. Jokowi mengaku akan melihat kemungkinan rumah-rumah warga tersebut direlokasi ke wilayah yang lebih aman.

"Karena memang kalau melihat banjirnya besar seperti ini harus direlokasi. Tapi lahannya di mana nanti bupati dan pak gubernur yang akan menyampaikan," ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu melihat langsung kondisi Pondok Pesantren La Tansa, dimana sebagian bangunannya mengalami rusak berat diterjang banjir. Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Usai meninjau lokasi banjir bandang, Jokowi kemudian mengunjungi Posko Pengungsian di Gedung Serba Guna Desa Banjar Irigasi Kecamatan Lebak Gedong. Posko pengungsian itu dihuni oleh 1.067 Kepala Keluarga (KK).

Dia tampak berbincang-bincang dengan anak-anak yang menjadi korban banjir bandang. Jokowi juga memberikan bantuan makanan dan buku-buku untuk korban banjir bandang yang ada di pengungsian.

Sebagai informasi, banjir bandang di Lebak Banten membuat bangunan mengalami kerusakan. Sejumlah bangunan itu antara lain, perumahan guru hanyut 3 unit, dapur santri, aula utama, kandang kambing dan 140 ekor kambing hanyut, perumahan guru terendam dan rusak 19 unit, asrama santri putra terendam.

Kemudian satu unit mobil hanyut, enam unit motor hanyut, masjid terendam, kediaman kiai terendam, dan gudang bahan bangunan terendam. 0 LEO

 

Berita Lainnya
Rabu, 03 Juni 2020
Sabtu, 30 Mei 2020
Jumat, 29 Mei 2020
Selasa, 19 Mei 2020
Kamis, 07 Mei 2020
Sabtu, 02 Mei 2020
Jumat, 01 Mei 2020
Rabu, 29 April 2020
Selasa, 28 April 2020
Senin, 06 April 2020
Rabu, 01 April 2020
Rabu, 25 Maret 2020