Jumat, 17 Januari 2020 14:30:35

Menteri BUMN Erick Thohir Diancam

Menteri BUMN Erick Thohir Diancam

Beritabatavia.com - Berita tentang Menteri BUMN Erick Thohir Diancam

GARA-GARA berani membongkar dugaan Mega Korupsi Jiwasraya dan Asabri, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku banyak ...

   Menteri BUMN Erick Thohir Diancam Ist.
Beritabatavia.com -

GARA-GARA berani membongkar dugaan Mega Korupsi Jiwasraya dan Asabri, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku banyak mendapatkan ancaman. Bahkan, ancaman semakin sering setelah skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) mencuat beberapa waktu terakhir.

"Ancaman itu makanan sehari-hari. Apalagi ada Jiwasraya dan Asabri. Ancaman itu tak membuat kami takut untuk mengambil kebijakan terkait perusahaan pelat merah. Kami tetap Lillahi Ta Ala. Kerja yang terbaik saja," lontar Menteri Erick di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Sebagai informasi, Jiwasraya kini sedang terkena masalah likuiditas. Perusahaan terpaksa menunda pembayaran klaim jatuh tempo sebesar Rp802 miliar per Oktober 2018.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan ada dugaan korupsi di tubuh Jiwasraya. Lembaga itu memperkirakan negara rugi sebesar Rp13,7 triliun per Agustus 2019 dari dugaan korupsi tersebut.

Kejagung telah menahan lima tersangka yang terkait dengan kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Mereka adalah mantan Direktur Utama Hendrisman Rahim, Mantan Kepala Investasi dan Divisi Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

Dua tersangka lainnya dari pihak swasta yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral Tbk Heru Hidayat.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan ada dugaan korupsi di tubuh Asabri. Ia meminta hal itu diusut secara tuntas."Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, kerugiannya di atas Rp10 triliun gitu," ujar Mahfud.

Wakil Menteri BUMN Kartika Kartika Wirjoatmodjo berpendapat potensi kerugian negara dari dugaan korupsi di Asabri lebih rendah dari Jiwasraya. Sejauh ini, pihaknya masih memeriksa keuangan Asabri.

Selain itu, Kementerian BUMN juga akan melakukan sejumlah tindakan untuk memeriksa pihak mana saja yang bertanggung jawab dari penurunan kinerja yang signifikan pada kinerja Asabri. Kartika berjanji akan mengumumkan proses pemeriksaan secepatnya. "Nanti pada saatnya kami umumkan sanksi dan proses seperti apa," jelas Kartika. 0 CIO

Berita Lainnya
Jumat, 17 Januari 2020
Jumat, 17 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Minggu, 12 Januari 2020
Jumat, 10 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Selasa, 07 Januari 2020
Senin, 06 Januari 2020