Rabu, 01 April 2020 11:20:03

Tips Psikolog Lita Gading Memelihara Emosi Positif Saat Physical Distancing Covid-19

Tips Psikolog Lita Gading Memelihara Emosi Positif Saat Physical Distancing Covid-19

Beritabatavia.com - Berita tentang Tips Psikolog Lita Gading Memelihara Emosi Positif Saat Physical Distancing Covid-19

Tidak hanya penyebaran dan jumlah yang terjangkit serta korban jiwa virus corona atau covid-19 yang membuat masyarakat khawatir atau cemas.  ...

Tips Psikolog Lita Gading Memelihara Emosi Positif Saat Physical Distancing Covid-19 Ist.
Beritabatavia.com -

Tidak hanya penyebaran dan jumlah yang terjangkit serta korban jiwa virus corona atau covid-19 yang membuat masyarakat khawatir atau cemas.  Informasi di media sosial (Medsos) juga turut memicu sikap beragam publik seperti tertawa, sedih, prihatin, panik hingga stress. Covid-19 dan medsos juga memicu kecurigaan yang tinggi terhadap orang yang ada disekitar, dengan alasan mencegah penularan covid-19. Apalagi tidak ada informasi yang diperoleh untuk mengetahui apakah seseorang masuk dalam katagori orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).

Psikolog kondang, DR Lita Gading M.Soc.Sv,M.Psi mengaku mencermati dampak informasi covid-19 yang berkembang dan melesit di ruang publik.

"Sah sah saja, setiap individu mencari dan mendapatkan informasi. Namun, sebaiknya di cross check kembali kebenarannya, kemudian bangun narasi positif," tutur Lita Gading.

Lita menjelaskan, pemberitaan yang simpang siur atau kurang tepat, dapat memicu stres yang mempengaruhi hormon stres. Akibatnya, bisa menyebabkan sistem imun menurun dan rentan tertular Covid-19.  Sedangkan dampak psikologis bagi penderita bisa berupa perasaan tertekan, stress, cemas. Saat didiagnosis positif covid-19 penderita bisa merasa cemas atau khawatir yang sangat berlebihan.

"Privasi atau identitas si penderita bocor ke ranah publik, acapkali berdampak dikucilkan dari lingkungan sekitarnya. Akhirnya, penderitapun berbohong akan kondisi nya," tutur Psikolog cantik ini.
Wanita cantik kelahiran 10 September ini menjelaskan, memang kewaspadaan setiap orang adalah sikap wajar, tetapi tidak perlu berlebihan. Sebab dapat membuat seseorang tidak rasional memandang suatu masalah. Sehingga menilai semua yang ada adalah wabah corona, itu namanya lebay.

Lebih lanjut Psikolog Lita Gading, yang juga membintangi sejumlah sinetron mengungkapkan imbauan pemerintah physical distancing yang mendadak viral. Ditambah, semenjak diberlakukan kerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah. Membuat berbagai tempat-tempat yang biasa dijadikan berkumpul menjadi sangat terbatas.

" Physical distancing  berarti menjaga jarak secara fisik dengan orang lain untuk melindungi diri dari potensi penularan covid-19 loh," kata Lita Gading.

Menurutnya, covid-19 juga memberikan dampak pada dinamika berkomunikasi publik yang digunakan lewat media sosial. Seraya tersenyum, Lita mengaku baru pertama kali dalam sejarah mendengar istilah  "bersatu kita sakit - berpisah kita sehat” atau “dari pada di rumah sakit, apalagi di rumah duka, mendingan di rumah aja”.  Karena upaya efektif memutus mata rantai penyebaran virus corona adalah di rumah saja.

"Kendati dibalik viralnya hastag #dirumahaja, banyak juga masyarakat mulai mengeluhkan keterbatasannya dalam beraktivitas, sudah  merasa bosan karena sehari-hari berada di rumah atau merasa rindu karena kehilangan waktu untuk bertemu teman serta kerabatnya," tutur Lita Gading.

Psikolog yang juga konsultan di sejumlah perusahaan nasional maupun internasional ini mengungkapkan, mulai timbul rasa penat atas situasi akibat imbauan physical distancing yang belum jelas batas waktunya. Sementara jumlah penderita maupun yang meninggal akibat covid-19 maupun wilayah penyebarannya terus bertambah. Publik sudah mulai mencari  tetap berinteraksi satu sama lain dengan menggunakan aplikasi online seperti zoom, whatshapp, skype, facebook dan berbagai aplikasi lainnya.

“ Sebenarnya, interaksi antar pribadi, secara tidak langsung mempengaruhi atau efek (perasaan atau emosi). Sama halnya di kala seseorang terbiasa beraktivitas di luar rumah, banyak kesibukan, berinteraksi dengan banyak orang , malah tiba-tiba harus menjalani physical distancing dengan berdiam diri di rumah atau menjaga jarak saat bertemu dengan orang lain,“ ucap Lita seraya senyum.  
Akibat pengaruh itulah, Lita Gading melanjutkan, memberikan efek yang menimbulkan rasa bosan, rindu, rasa bingung bahkan cemas. Hal ini merupakan reaksi yang bisa terjadi kala terbatasnya interaksi antar pribadi yang tak lain dikarenakan sebagian besar dari kehidupan manusia dihabiskan bersama sanak saudara dan kerabatnya selaku makhluk sosial.

Lita Gading mengungkapkan, sangat besar dampak yang terjadi akibat covid-19 bagi kelangsungan hidup manusia, khususnya bagi kesehatan, ekonomi dan sosial. "Maka, jangan sampai semakin besar, segera putuskan mata rantainya. Agar semua bisa kembali hidup normal," ujarnya.

Psikolog cantik ini mengajak semua pihak untuk menyisipkan kejadian ini dalam doa-doa yang kita panjatkan setiap hari. Lita Gading juga mengajak semua pihak mendukung Pemerintah, tenaga medis, aparat dan stakeholder lainnya agar segera dapat memulihkan kondisi lebih kondusif. Bahkan dapat berkontribusi lebih dengan berdonasi atau menjadi relawan, tapi ada hal paling sederhana yang kita semua bisa lakukan yaitu #dirumahaja.

Diakhir perbincangan, DR Lita Gading, ahli bidang grafologi dan fisionomi juga memberikan beberapa tips ringan dan sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk menimbulkan reaksi emosi lebih positif selama masa physical distancing, adalah :
1.  Beribadah
2.  Berolah raga
3.  Meditasi/Yoga
4.  Memasak
5.  Membaca buku
6.  Bermain musik
7.  Mendengarkan musik atau berkaraoke
8.  Mengerjakan tugas-tugas kantor/sekolah
9.  Belajar online
10. Sharing dengan anggota keluarga
11. Chatting atau video call
12. Menonton tayangan-tayangan yang positif dan menghibur
13. Merawat tanaman
14. Membuat tulisan/artikel ringan
15. Merawat hewan perliharaan
16. Membersihkan rumah
17. Tidur/Istirahat cukup
18. Games online

Selamat mencoba semoga mendapatkan yang terbaik dalam melalui wabah virus corona atau covid- 19. O son

 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 17 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Sabtu, 11 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Kamis, 02 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Minggu, 29 Desember 2019
Sabtu, 28 Desember 2019
Kamis, 26 Desember 2019
Rabu, 25 Desember 2019