Minggu, 05 April 2020 09:40:50

Psikolog Lita Gading Ingatkan Krisis Jiwa & Mental Dampak Virus Corona

Psikolog Lita Gading Ingatkan Krisis Jiwa & Mental Dampak Virus Corona

Beritabatavia.com - Berita tentang Psikolog Lita Gading Ingatkan Krisis Jiwa & Mental Dampak Virus Corona

Corona atau covid-19 jauh lebih dahsyat dari virus cinta meskipun bisa membuat perilaku seseorang mendadak aneh. Tetapi virus corona seperti saat ...

Psikolog Lita Gading Ingatkan Krisis Jiwa & Mental Dampak  Virus Corona Ist.
Beritabatavia.com -

Corona atau covid-19 jauh lebih dahsyat dari virus cinta meskipun bisa membuat perilaku seseorang mendadak aneh. Tetapi virus corona seperti saat ini yang sudah melanda nyaris seluruh penjuru dunia, telah menjadi teror wabah mencemaskan dan menakutkan. Bahkan tidak hanya  merusak perilaku sehari-hari, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup manusia.
Apalagi, jumlah korban virus corona yang meninggal dan pasien tertular serta wilayah penyebaran yang terus bertambah, membuat masyarakat resah, panik bahkan ketakutan. Apakah teror virus corona yang belum pasti kapan akan berakhir, potensi menimbulkan depresi hebat bagi masyarakat ?

“Terlalu dini kalau ngomongin soal stress yang menjurus depresi,” kata Psikolog kondang, DR Lita Gading M.Soc.Sv.M.Psi, beberapa saat lalu.

Tapi, ahli grafologi dan fisionomi ini melanjutkan, jika krisis berlarut-larut dan karantina tetap berlaku, banyak orang yang berjuang dengan ketidakpastian tentang berapa lama mereka akan disimpan dalam isolasi. Itu memicu kebosanan, kesepian, dan kemarahan.
“Semakin lama karantina, semakin buruk untuk kesehatan mental dan jiwa,” ujar Lita Gading.

Belum lagi para mahasiswa dan siswa yang terjebak di rumah karena sekolah diliburkan. Akhirnya mengikuti kuliah online kursus online, dan lain-lain. Belum lagi untuk mengajar anak-anak pengganti guru di sekolahnya , harus ada tenaga ekstra untuk semua itu.

Kemudian, bagaimana dengan orang-orang yang sedang mengalami kondisi yang tidak normal atau sangat membutuhkan situasi yang nyaman. Seperti wanita yang sedang hamil sangat membutuhkan pendampingan dan kenyamanan hati dan fikiran.
“Dia butuh pendampingan dan perhatian dari pasangan nya, semuanya mencari bantuan untuk melampiaskan ketakutan dan frustrasi mereka,” ujar Lita Gading.

Psikolog kondang yang juga konsultan di sejumlah perusahaan nasional maupun internasional ini menjelaskan, semua tau garda terdepan dalam wabah covic 19 ini adalah dokter dan tenaga kesehatan yang paling berjasa dan kita andalkan. Namun apakah mereka tidak “ketar ketir menghadapi virus ini ? Jangan salah looh, sekarang ini psikolog juga sudah menjadi tenaga kesehatan , yang berfokus kepada masalah kejiwaan.

Sayangnya, Pemerintah terlihat hanya konsen di bidang medis dan ekonomi saja tapi kesehatan mental /jiwa terabaikan. Justru, Lita Gading mengingatkan, jika kesehatan mental dan jiwa tidak di kedepankan maka akan semakin terpuruk lah orang-orang baik yang sudah positif apalagi  yang belum terkena positif virus.

“Orang yang sudah positif pasti di karantina kan ? Begitupun ODP, PDP sudah tentu dapat perhatian khusus. Tapi bagaimana dengan orang-orang yang masih sehat? Mereka juga sedih , takut, cemas dan frustasi,” kata Lita Gading.
 
Dia mengungkapkan, pihaknya yang tergabung dalam team Lita Gading Consultant swadaya mengadakan hotline konseling bencana Virus Corona.

“Saya mau pemerintah juga memfasilisasi para tenaga psikolog untuk di berdayakan dan di recruite untuk membuat link konsultasi psikologis dengan tekanan dan goncangan jiwa yang begitu dahsyat dan mengerikan ini. Bukan malah di kurangi dan di rumahkan , psikolog juga manusia butuh makan dan di hargai aktualisasinya agar bisa bersinergi dengan team yang memang di bentuk oleh pemerintah,” ujar Lita Gading. Ini himbauan untuk pemerintah, tambahnya.

Lita juga mengajak para psikolog agar segera membuka HOT line konsultasi dan terapi kepada pasien yang positif maupun yang sudah sembuh diberikan motivasi dan gairah hidup supaya lebih baik dan tidak terpuruk.  Sedangkan yang masih sehat agar bisa men Terapi diri dan men sugesti diri supaya bisa lebih menjaga kesehatan nya, tetap berpikir positif , percaya diri dan membangun hidup lebih berwarna dengan segala keterbatasan situasi seperti sekarang ini.

Menurut Lita Gading, meskipun nantinya wabah ini berakhir, bagaimanapun, bekas luka mental dari cobaan itu dapat bertahan lama. Tapi harus tetap yakin semuanya indah pada waktunya, jika kita tetap bisa tawakal dan percaya, Tuhan akan selalu bersama kita . Semua mungkin bagi siapapun yang mau berusaha untuk selalu sehat. Bahagiakan dirimu selagi bisa, tetap semangat. O Edison

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 17 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Senin, 13 Januari 2020
Sabtu, 11 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Minggu, 05 Januari 2020
Kamis, 02 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Minggu, 29 Desember 2019
Sabtu, 28 Desember 2019
Kamis, 26 Desember 2019
Rabu, 25 Desember 2019