Rabu, 22 April 2020 16:14:22

Data Nasional Pasien Positif 7.418 Sembuh 913 Meninggal 635 Dirawat 5.870, DKI Tertinggi

Data Nasional Pasien Positif 7.418 Sembuh 913 Meninggal 635 Dirawat 5.870, DKI Tertinggi

Beritabatavia.com - Berita tentang Data Nasional Pasien Positif 7.418 Sembuh 913 Meninggal 635 Dirawat 5.870, DKI Tertinggi

Upaya dan kerja keras pemerintah menghalau penyebaran dan penularan wabah virus corona atau covid-19, belum memberikan dampak yang signifikan. ...

Data Nasional Pasien Positif 7.418 Sembuh 913 Meninggal 635 Dirawat 5.870, DKI Tertinggi Ist.
Beritabatavia.com -

Upaya dan kerja keras pemerintah menghalau penyebaran dan penularan wabah virus corona atau covid-19, belum memberikan dampak yang signifikan. Alih-alih wabah corona akan mereda, justru semakin massif. Bahkan, hampir semua wilayah Indonesia sudah tersebar dan tertular wabah virus corona atau covid-19.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 secara nasional,  potensi terjadi trend peningkatan. Setiap hari jumlah yang positif covid-19 dan meninggal dunia perlahan bergerak naik tanpa henti. Tidak seimbang dengan jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif.

Sedangkan wilayah yang menjadi epicentrum penyebaran dan penularan adalah daerah yang berpenduduk lebih padat. Seperti wilayah DKI Jakarta yang telah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 10 April 2020, tetapi penularan dan penyebaran belum mereda. Berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, terhitung Rabu 22 April 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 bertambah 120 orang sehingga jumlah total menjadi 3.399 orang.  Pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah lima orang sehingga jumlah totalnya menjadi 291 orang.
Kemudian pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah tiga orang sehingga jumlah total menjadi 308 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 50 orang maka jumlah total sebanyak 1.985 orang. Pasien yang melakukan isolasi mandiri bertambah 62 orang maka jumlah totalnya menjadi 815 orang.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan penangangan Covid-19,  Rabu 22 April 2020, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19   terbanyak di wilayah DKI Jakarta. Disusul dengan wilayah Jawa Barat sebanyak 762 orang dan Jawa Timur 638 orang serta Jawa Tengah 479 orang. Kemudian wilayah Sulawesi Selatan sebanyak 387 orang dan Banten 337 orang. Lalu Bali 152 orang, Papua 123 orang dan Kalimantan Selatan 107 orang serta NTB sebanyak 108 orang. Sedangkan wilayah lainnya rata-rata antara 80-90 orang .

Juru bicara (Jubir) Pemerintah untuk penanganan covid-19,Achmad Yurianto, mengatakan, penyebaran dan penularan covid-19 masih terus terjadi di berbagai wilayah.  
Berdasarkan update informasi covid-19 secara nasional hingga 22 April 2020. Achmad Yurianto mengatakan, berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Rabu 22 April 2020, pukul 12.00 WIB. Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 283 orang sehingga jumlah total sebanyak 7.418 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 71 orang maka jumlah total menjadi 913 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 18 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 635 orang. Begitu juga pasien yang sedang menjalani perawatan sebanyak 5.870 orang.

Achmad Yurianto kembali meminta semua pihak agar terus meningkatkan kesadaran untuk menaati imbauan tentang pencegahan penyebaran dan penularan covid-19 yang telah disampaikan pemerintah.

“Peningkatan jumlah pasien yang tertular dan penyebaran wilayah yang terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah,” kata Achmad Yurianto, Rabu (22/4).

Menurutnya, upaya efektif untuk mengatasi covid-19 adalah dengan cara memutus mata rantai penyebaran dan penularan. Sehingga sosial distancing dan stay at home serta physical distancing maupun menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19.
Selain itu, pria yang biasa disapa Yuri itu mengatakan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah. Berbagai upaya telah  dilakukan Pemerintah melalui kementerian,lembaga dan berbagai pihak dikordinir oleh Gugus Tugas Penanganan covid-19. Seperti  test real time specimen lebih dari 55 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC).

Dijelaskan, sampai saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 38 laboratorium yang berada di berbagai wilayah Indonesia. Membuka lebih banyak konsultasi telemedis dengan menggunakan teknologi, untuk mengurangi kunjungan orang ke rumah sakit.
Diharapkan dengan kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan hasil sebagai data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang akan dilakukan agar pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19 efisien dan efektif. O son
 

Berita Lainnya
Sabtu, 25 Juli 2020
Jumat, 24 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Sabtu, 18 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020