Sabtu, 25 Juli 2020 12:56:31

Hasil Penyelidikan dan Penyidikan, Virus & Narkoba Diduga Pemicu Yodi Prabowo Bunuh Diri

Hasil Penyelidikan dan Penyidikan, Virus & Narkoba Diduga Pemicu Yodi Prabowo Bunuh Diri

Beritabatavia.com - Berita tentang Hasil Penyelidikan dan Penyidikan, Virus & Narkoba Diduga Pemicu Yodi Prabowo Bunuh Diri

Dua minggu lamanya, drama mendebarkan tewasnya Yodi Prabowo editor Metro TV akhirnya terbongkar. Empat luka tusuk di dada dan leher hingga ...

Hasil Penyelidikan dan Penyidikan,  Virus & Narkoba Diduga Pemicu Yodi Prabowo Bunuh Diri Ist.
Beritabatavia.com -

Dua minggu lamanya, drama mendebarkan tewasnya Yodi Prabowo editor Metro TV akhirnya terbongkar. Empat luka tusuk di dada dan leher hingga memotong tenggorokan yang diduga kuat penyebab kematian, ternyata dilakukan sendiri oleh korban pada 7 -8 Juli 2020 dini hari. Hingga jenazah korban ditemukan  dalam kondisi telungkup di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Ulujami, kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat 10 Juli 2020

Dugaan bunuh diri itu, setelah Polres Metro Jakarta Selatan dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan penyidikan selama dua pekan sejak korban ditemukan tewas.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Yunus Yusri, mengatakan kesimpulan penyebab kematian Yodi Prabowo setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan panjang. Diantaranya memeriksa sebanyak 34 saksi, olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan ahli. Serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik hingga sidik jari dan DNA yang ditemukan pada pisau yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban adalah milik Yodi Prabowo sendiri.

"Hasil sementara dari pemeriksaan Labfor mengenai sidik jari dan DNA yang ditemukan adalah milik korban," kata Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Sabtu (25/7).

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat didampingi Wadirkrimum AKBP Calvin Simanjuntak, dalam keterangan pers Sabtu 25 Juli 2020, mengungkapkan, pasca penemuan mayat korban, pihaknya langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Hasilnya, menemukan sejumlah fakta dan bukti yang menguatkan penyebab kematian korban. Tetapi tidak ditemukan ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa yang menjadi penyebab kematian Yodi Prabowo.

Sebelum aksi nekat itu terjadi, Kombes Tubagus Ade Hidayat menjelaskan, ada transaksi pembayaran biaya pemeriksaan atas nama Yodi Prabowo ke dokter ahli kelamin dan kulit di RSCM. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, dokter menyarankan Yodi Prabowo melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan terinfeksi virus HIV.

bukti

Foto : Polisi Tunjukkan gambar CCTV saat korban membeli pisau yang digunakan untuk bunuh diri

Hasil penyidikan juga ditemukan bukti berupa kwitansi pembelian pisau khusus yang ditemukan di tempat kejadian perkara dan digunakan untuk bunuh diri dengan menusukkan ke dada dan leher. Ada juga rekaman kamera CCTV saat pembelian pisau khusus karena hanya dijual di toko shopwere. Dalam video CCTV berdurasi 8 menit itu jelas terlihat Yodi Prabowo sedang berada di toko tersebut mengenakan pakaian yang sama saat ditemukan tewas di TKP.

Kemudian hasil pemeriksaan laboratorium forensik, korban positif mengkomsumsi zat ampetamin. Diduga korban sedang mengalami depresi berat, sehingga menghabisi dirinya sendiri dengan cara bunuh diri menusukkan pisau ke dada dan lehernya.

Kombes Tubagus Ade Hidayat, menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi,korban menjalin hubungan dekat dengan dua orang yaitu S dan L. Beberapa kali Yodi Prabowo pernah mengatakan kepada S "Kalau saya tidak ada bagaimana,". Hasil pemeriksaan saksi dan bukti-bukti yang ditemukan dan analisa, disimpulkan kematian Yodi Prabowo editor di Metro TV akibat bunuh diri.

Tetapi, Tubagus melanjutkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan kasus ini akan dibuka kembali apabila ditemukan bukti lain yang dapat dijadikan sebagai penguat adanya dugaan keterlibatan pihak lain. O son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Selasa, 07 Juli 2020
Selasa, 07 Juli 2020
Kamis, 02 Juli 2020
Selasa, 30 Juni 2020
Senin, 29 Juni 2020
Jumat, 26 Juni 2020
Sabtu, 20 Juni 2020
Selasa, 16 Juni 2020
Minggu, 14 Juni 2020