Kamis, 06 Agustus 2020 18:41:57

Cemburu Tak Selalu Tanda Cinta

Cemburu Tak Selalu Tanda Cinta

Beritabatavia.com - Berita tentang Cemburu Tak Selalu Tanda Cinta

Cemburu tandanya cinta, tak selalu benar. Bila cemburu membakar hati dan pikiran, selain memicu dendam juga potensi membuat seseorang gelap mata ...

Cemburu Tak Selalu Tanda Cinta Ist.
Beritabatavia.com -

Cemburu tandanya cinta, tak selalu benar. Bila cemburu membakar hati dan pikiran, selain memicu dendam juga potensi membuat seseorang gelap mata dan melakukan tindakan diluar batas kewajaran. Seperti yang dilakukan seorang pria berusia 37 tahun berinisial FM yang tega menghabisi pacarnya AO (36) di Apartemen Margonda Residence, Depok, Jawa Barat. Dia menghabisi pacarnya akibat cemburu karena pasangannya memiliki pria lain.

Kasus ini terungkap setelah ditemukan seorang perempuan sudah tidak bernyawa di Apartemen Margonda Residence, Depok, Jawa Barat Selasa 4 Agustus 2020 lalu. Wanita tersebut ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban.

Kemudian polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan  hingga kemudian ditemukan bukti awal bahwa korban tewas akibat dibunuh oleh pacarnya sendiri.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui motif pembunuhan AO karena cemburu. Pelaku FM cemburu pada AO karena memiliki pasangan lain.

“Saat itu pelaku FM berencana ingin memberikan pelajaran keras kepada AO,” kata Kombes Yusri dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (6/8/).

Sebelum kejadian, Selasa 4 Agustus 2020, pelaku menghubungi korban untuk bertemu sekira pukul 13.00 WIB.Lalu pelaku menjemputnya di stasiun Depok Baru. Dari sana, pelaku berboncengan dengan menggunakan sepeda motor korban menuju apartemen Margonda Residence.

Menurut Kombes Yusri, pelaku mengaku awalnya hanya ingin menasehati pacarnya agar tidak lagi selingkuh dengan pria lain. Tetapi, pelaku telah menyiapkan palu karet dan lakban bening untuk melakukan pembunuhan.

Saat itu, Kombes Yusri melanjutkan, pelaku memang menasehati korban dengan sangat panjang. Namun, korban justru tidak mendengarkan nasehat dari pelaku.

“Ketika pelaku menasehati, korban tidak menghiraukan malah ngeyel sambil berbaring tengkurap dikasur. Ini membuat pelaku merasa jengkel sampai emosi yang akhirnya mengambil palu karet dan dipukulkan di kepala korban,” kata Kombes Yusri.Kemudian pelaku mengikat tangan dan kaki serta melakban mulut korban, tambahnya.

Usai menghabisi nyawa pacarnya, pelaku kemudian mengambil HP dan cincin yang ada di tas korban serta kunci kontak sepeda motor. Pelaku pergi ke parkiran untuk mengambil sepeda motor milik korban dan melarikan diri.

Hingga kemudian berhasil ditangkap dikawasan Bekasi Barat, Rabu 5 Agustus 2020, setelah polisi menemukan KTP pelaku yang tertinggal di apartemen Margonda Residence tempat mayat pacarnya ditemukan.O son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020
Rabu, 08 Juli 2020