Beritabatavia.com -
Kontraversi kebijakan Pemprov DKI menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat, masih terus bergulir. Padahal, kondisi di DKI Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan, korban jiwa akibat virus covid-19 terus bertambah, jumlah terkonfirmasi positif virus covid-19 terus meningkat, penyebaran dan penularan semakin tidak terkendali. Sementara upaya yang dilakukan biasa-biasa saja.
Padahal, kondisi mengkhawatirkan seperti saat ini adalah dampak dari kebijakan yang kurang fokus dan efektif dalam penanganan wabah virus covid-19 sejak awal. Ditambah lagi ketidakmampuan pemerintah meningkatkan displin masyarakat untuk manaati protokol kesehatan.
Anggota komisi IX DPR RI, Netty Prasetiani, mengatakan, kebijakan Pemprov DKI merupakan bentuk kesadaran untuk keselamatan warganya. Karena wilayah DKI sudah menjadi penyumbang terbesar penularan virus covid-19.Bahkan kondisi DKI Jakarta sudah sangat berbahaya dari wabah virus covid-19.
Menurut Netty, kebijakan Pemprov DKI itu untuk merespon Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan kewenangan penuh kapan menarik rem dan menginjak gas untuk mengendalikan wabah virus covid-19.
Faktanya, hingga memasuki bulan ke tujuh, penanganan virus covid-19 belum memberikan dampak signifikan terhadap upaya memutus rantai penyebaran dan penularan wabah virus covid-19.
Update covid-19 di DKI
Seperti update informasi virus covid-19 di wilayah ibukota Jakarta berdasarkan data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan dan telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Sabtu 12 September 2020. Tercatat penambahan dan jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal akibat virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta :
Pasien Positif + 1.440 jumlah total 53.761 orang
Pasien meninggal + 22 jumlah total 1.404 orang
Pasien sembuh + 1.068 jumlah total 40.183 orang
Pasien dirawat + 3 jumlah total 4.684 orang
Isolasi mandiri + 347 jumlah total 7.490 orang
Update covid-19 Nasional
Begitu juga update informasi kasus virus covid-19 secara nasional yang tersebar di 489 Kabupaten/Kota dari 34 Provinsi wilayah Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Sabtu 12 September 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh dan meninggal akibat virus covid-19:
Pasien positif + 3.806 jumlah total 214.746 orang
Pasien sembuh + 2.241 jumlah total 152.458 orang
Pasien meninggal + 106 jumlah total 8.650 orang
Foto : wabah virus covid-19 semakin tak terkendali
Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan, agar penyebaran dan jumlah penularan yang masih terus bertambah, menjadi kesadaran bersama untuk tetap displin dan taat melakukan protokol kesehatan. Menggunakan masker dan menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun untuk melindungi diri dari virus covid-19.
Wiku Adisasmito, menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat di prediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir.
0 son