Senin, 21 September 2020 15:51:44

Total Positif 248.852 Sembuh 180.797 Meninggal 9.677 Para Medis & Rumkit Terancam Ambruk

Total Positif 248.852 Sembuh 180.797 Meninggal 9.677 Para Medis & Rumkit Terancam Ambruk

Beritabatavia.com - Berita tentang Total Positif 248.852 Sembuh 180.797 Meninggal 9.677 Para Medis & Rumkit Terancam Ambruk

Selain kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) untuk menjalani isolasi mandiri sudah hampir penuh.Para medis juga mengaku sudah mulai ...

Total Positif 248.852 Sembuh 180.797 Meninggal 9.677 Para Medis & Rumkit Terancam Ambruk Ist.
Beritabatavia.com -

Selain kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) untuk menjalani isolasi mandiri sudah hampir penuh.Para medis juga mengaku sudah mulai kelelahan dan kesulitan akibat pasien virus corona atau covid-19 yang terus membludak.Diharapkan masyarakat sebagai garda terdepan,supaya meningkatkan displin menjalankan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari keramaian serta mencuci tangan dengan sabun.

Kekhawatiran akibat kondisi RSDC terungkap dalam diskusi lewat zoom meeting yang  digelar Satgas Covid-19 tentang penambahan tower IV Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat sebagai tempat isolasi mendiri bagi warga yang terpapar virus covid-19 tanpa gejala.

Koordinator RSDC, Mayjen TNI, Dr.dr Tugas Ratmono, mengatakan,Tower V Wisma Atlet Kemayoran yang digunakan sebagai tempat isolasi mandiri sudah terisi 1.442 bed dan hanya menyisakan sekitar 128 bed. Untuk mengantisipasi pasien yang terus bertambah, Tower IV Wisma Atlet Kemayoran dengan kapasitas 1.546 bed sudah digunakan untuk isolasi mandiri, sejak 21 September 2020.

Pembicara lainnya, Kepala bidang Koordinator relawan Medis STCP-19, dr Jossep F. William, mengatakan, tanpa peran masyarakat dengan tetap displin menjalankan protokol kesehatan. Semua sistim kesehatan yang ada akan lumpuh karena sudah tak mampu lagi, bebannya sudah sangat over. Ditambah lagi jumlah para medis dan dokter yang masih jauh dari cukup sudah mulai kelelahan dan kesulitan, akibat jumlah pasien yang terus bertambah.

Menurutnya, satu minggu terakhir aktivitas sangat sibuk dan padat. Sembilan unit ambulance yang dioperasikan Satgas antri untuk membawa pasien ke RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

"Semua sistim kesehatan akan ambruk karena kelebihan beban. Sampai kapan kondisi seperti ini terus berlangsung, tinggal menunggu waktu," kata dr Jossep.

Sementara penerapan PSBB yang diterapkan sejak 14 September 2020 oleh Pemprov  DKI, belum memberikan dampak signifikan untuk menurunkan jumlah kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 di wilayah ibukota Jakarta.

Update covid-19 di DKI

Jumlah yang terpapar virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta terus meningkat dari hari ke hari. Seperti update informasi berdasarkan data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan dan telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Senin 21   September 2020. Tercatat penambahan dan jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal akibat virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta :

Pasien Positif           +  1.310  jumlah total  64.196 orang
Pasien meninggal      +      31  jumlah total   1.592 orang
Pasien sembuh         +     421  jumlah total  49.630 orang
Pasien dirawat           -       70  jumlah total   3.749 orang
Isolasi mandiri            +    928  jumlah total   9.225 orang

Update covid-19 Nasional

Secara nasional wabah virus covid-19 juga semakin mengkhawatirkan. Seperti update informasi kasus virus covid-19 secara nasional yang tersebar di 489 Kabupaten/Kota dari 34 Provinsi wilayah Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Senin 21 September 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah total  penambahan kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh dan meninggal akibat virus covid-19:

Pasien positif         + 4.176   jumlah total 248.852 orang
Pasien sembuh      + 3.470   jumlah total 180.797 orang
Pasien meninggal   +   124   jumlah total   9.677 orang

pencegahan

Foto :Saat Ini Belum Tersedia Vaksin Covid-19

Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan, agar penyebaran dan jumlah  penularan yang masih terus bertambah, menjadi kesadaran bersama untuk tetap displin dan taat melakukan protokol kesehatan. Menggunakan masker dan menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun untuk melindungi diri dari virus covid-19.

Wiku Adisasmito, menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat di prediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir. 0 son

Berita Lainnya
Senin, 12 Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020