Jumat, 23 April 2021 17:47:03

Inilah Larangan Mudik Pasca Adendum SE, Total Positif 1.632.248 Sembuh 1.487.369 Meninggal 44.346

Inilah Larangan Mudik Pasca Adendum SE, Total Positif 1.632.248 Sembuh 1.487.369 Meninggal 44.346

Beritabatavia.com - Berita tentang Inilah Larangan Mudik Pasca Adendum SE, Total Positif 1.632.248 Sembuh 1.487.369 Meninggal 44.346

Hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan menemukan sekelompok masyarakat yang mudik sebelum waktu larangan mudik ...

Inilah Larangan Mudik Pasca Adendum SE, Total Positif 1.632.248 Sembuh 1.487.369 Meninggal 44.346 Ist.
Beritabatavia.com -

Hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan menemukan sekelompok masyarakat yang mudik sebelum waktu larangan mudik diterapkan.Sehingga dilakukan pengetatan persyaratan untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) periode 22 April- 5 Mei 2021 atau H-14 dan H+7 periode 18 - 24 Mei 2021 seperti yang tertuang dalam Adendum (Tambahan klausul) Surat Edaran No. 13 Tahun 2021 tentang larangan mudik yang diterbitkan oleh Satgas Penanganan Covid-19.

"Penetapan penambahan kebijakan pelengkap ini, karena ditemukan sekelompok  masyarakat yang mudik pada rentan waktu sebelum penetapan larangan mudik diterapkan, sesuai hasil survei Badan penelitian dan pengembangan Kementerian Perhubungan," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito.

Selain itu, disebutkan juga kriteria pelaku perjalanan yang memiliki kepentingan non mudik dapat mengajukan surat ijin pelaku perjalanan. Kriteria yang lebih rinci akan diatur oleh  kementerian/lembaga terkait atau pemerintah daerah setempat. Sementara untuk masa peniadaan mudik lebaran selama 6 - 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Inilah rincian ketentuan khusus yang berlaku pada H-14 dan H+7 sesuai yang tertuang dalam Adendum Surat Edaran No. 13 Tahun 2021:

a. Pelaku perjalanan transportasi udara atau laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara atau Pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

b. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi laut untuk pelayaran terbatas dalam wilayah satu kecamatan/kabupaten/provinsi, atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan namun akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh  Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah;

c. Pelaku perjalanan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Stasiun Kereta Api sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

d. Pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan  Tugas Penanganan COVID-19 Daerah.

e. Pelaku perjalanan transportasi darat pribadi, dihimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 di rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan dan akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah.
 
f. Pengisian e-HAC Indonesia dihimbau bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi darat umum maupun pribadi, kecuali bagi pelaku perjalanan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Indonesia;

g. Anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

h. Apabila hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

i. Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang menyelenggarakan fungsi terkait perhubungan darat/laut/udara/perkeretaapian menindaklanjuti Addendum Surat Edaran ini dengan melakukan penerbitan instrumen hukum dengan mengacu pada Addendum Surat Edaran ini dan peraturan perundang-undangan.

Update covid-19 di DKI

Sementara update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 23 April 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif            +         884 Jumlah total     403.260 orang
Pasien Meninggal      +           16 jumlah total         6.612 orang
Pasien sembuh         +         710 jumlah total      389.445 orang
Pasien dirawat         +           71 jumlah total          3.619 orang
Isolasi mandiri         +           87 jumlah total          3.584 orang

Update Covid-19 Nasional

Sedangkan update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Jumat 23 April 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif         +   5.436 jumlah total    1.632.248 orang
Pasien sembuh       +  5.920 jumlah total     1.487.369 orang
Pasien meninggal   +     174 jumlah total         44.346  orang

jumlahterpapar

Foto :Jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 22 April 2021

Prof. Wiku Adisasmito yang juga epidemiolog Universitas Indonesia, mengingatkan, agar semua pihak khususnya pemerintah daerah tetap konsisten dan maksimal menerapkan kebijakan PPKM. Sedangkan warga yang telah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal.

Menurutnya, upaya pemerintah memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat dengan cara tetap displin menjalankan Prokes 3M. 0 son

Berita Lainnya
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021
Kamis, 30 September 2021
Rabu, 29 September 2021
Selasa, 28 September 2021
Senin, 27 September 2021
Minggu, 26 September 2021
Sabtu, 25 September 2021