Minggu, 30 Mei 2021 12:51:26

Lembaga & Organisasi Jangan Mau Diperalat Novel Baswedan Cs

Lembaga & Organisasi Jangan Mau Diperalat Novel Baswedan Cs

Beritabatavia.com - Berita tentang Lembaga & Organisasi Jangan Mau Diperalat Novel Baswedan Cs

Berbagai kalangan mengingatkan agar organisasi atau lembaga apapun termasuk PGI (Persatuan Gereja Indonesia) jangan mau dimanuver dan diperalat ...

Lembaga & Organisasi Jangan Mau Diperalat Novel Baswedan Cs Ist.
Beritabatavia.com -

Berbagai kalangan mengingatkan agar organisasi atau lembaga apapun termasuk PGI (Persatuan Gereja Indonesia) jangan mau dimanuver dan diperalat oleh Novel Baswedan Cs. Sebab persoalan Novel dengan KPK bukanlah persoalan politik, apalagi persoalan agama. PGI perlu mengingat hal ini.

Seperti yang disampaikan ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane bahwa persoalan Novel Cs adalah konflik pekerja atau antara pemberi gaji (pemerintah) dengan penerima gaji (Novel Cs).
"Dengan dibentuknya Wadah Pegawai (WP) di KPK oleh Novel Cs semakin mengukuhkan bahwa keberadaan Novel Cs di KPK adalah pegawai alias pekerja (buruh) yang segala masalahnya sebagai pekerja (buruh) harus berkordinasi dengan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Serikat Pekerja Indonesia (SPI)," kata Neta Pane.

Begitu juga mengenai perselisihan pekerja yang memiliki serikat pekerja atau serikat buruh atau wadah pegawai dalam satu perusahaan harus mengacu kepada UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan agar penyelesaian perselisihan hak, perselisihan kepentingan, perselisihan pemutusan hubungan kerja dan perselisihan lainnya, seperti pembayaran pesangon bisa segera tercapai. Ini dikarenakan Indonesia hanya mengenal Pegawai Negeri Sipil (ASN) yang tergabung dalam Korpri dan pegawai swasta (buruh) yang tergabung dalam SPI.

"Jadi sangat salah kaprah jika ombudsman dan Komnas HAM mau diperalat dan diseret seret Novel Cs dalam masalahnya. Lebih salah kaprah lagi jika PGI sebagai lembaga gereja mau diseret seret Novel Cs. Dengan adanya WP di KPK, lembaga yang mereka buat inilah yang harusnya membangun komunikasi ke SPI dan Depnaker. Ini sesuai dengan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan," ujar Neta Pane.

IPW mengingatkan PGI dan organisasi yang mau diseret seret Novel Cs bahwa kewajiban tes TWK Kebangsaan bagi calon ASN adalah syarat mutlak. Bagaimana pun seluruh ASN harus patuh dan berorientasi pada Wawasan Kebangsaan Pancasila agar ASN tidak dilumuri kelompok kelompok radikal, apalagi kelompok Taliban. Sehingga Keputusan pimpinan KPK yang mewajibkan pegawainya mengikuti TWK sudah sangat tepat dan sesuai statment Presiden.
"Bagi yang tidak lulus harus berjiwa besar segera keluar dari KPK. Sebab KPK bukanlah milik pribadi Novel yang bisa dijadikannya sebagai kerajaan milik pribadinya. Jangan sampai terjadi penilaian bahwa KPK adalah Novel dan Novel adalah KPK, " tegasnya.

IPW berkeyakinan masih banyak orang yang lebih hebat dari Novel di dalam internal KPK. Namun gegara freming terhadap Novel begitu dihebohebokan sehingga semua prestasi yang dicapai KPK selama ini, seolah olah adalah hasil kerja pribadi Novel Baswedan seorang mantan Komisaris Polisi. Kesan ini yang harus dibersihkan. Seluruh anak bangsa harus menyadari KPK adalah milik bangsa Indonesia dan bukan milik pribadi Novel Baswedan.rls/son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 14 Juli 2021
Rabu, 30 Juni 2021
Senin, 28 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021
Sabtu, 19 Juni 2021
Jumat, 18 Juni 2021
Kamis, 17 Juni 2021
Senin, 14 Juni 2021
Rabu, 09 Juni 2021
Kamis, 03 Juni 2021
Selasa, 01 Juni 2021
Senin, 31 Mei 2021