Kamis, 29 Juli 2021 21:16:32

Politisi Senayan Ingatkan TNI, Insiden Prajurit Injak Kepala Warga Tak Terulang

Politisi Senayan Ingatkan TNI, Insiden Prajurit Injak Kepala Warga Tak Terulang

Beritabatavia.com - Berita tentang Politisi Senayan Ingatkan TNI, Insiden Prajurit Injak Kepala Warga Tak Terulang

Sikap tegas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memecat dua komandan dilapangan buntut insiden dua prajurit TNI AU menginjak kepala warga di ...

Politisi Senayan Ingatkan TNI, Insiden Prajurit Injak Kepala Warga Tak Terulang Ist.
Beritabatavia.com -

Sikap tegas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memecat dua komandan dilapangan buntut insiden dua prajurit TNI AU menginjak kepala warga di Papua, mendapat apresiasi dari politisi Senayan.

"Saya menilai sikap Panglima TNI yang memproses secara administrasi pelaku dan komandan di lapangan adalah langkah yang baik dan tegas. Namun, penting untuk mengungkap masalah ini secara transparan dan akuntabel demi terwujudnya rasa keadilan," kata Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021).

Menurut Farah, pasca kejadian ini perlu dibangun dialog publik antara aparat dan masyarakat di Papua. Sebab, insiden ini mencederai citra pemerintah yang dihadirkan melalui TNI dalam menjaga keamanan di Papua.

"Diperlukan dialog publik yang lebih dan aksi solidaritas lapangan antar otoritas dengan masyarakat Papua untuk memperbaiki dan mempertahankan hearts and minds masyarakat lokal," ujar politisi muda dari Fraksi PAN ini.

Farah juga meminta agar aparat keamanan mengantisipasi untuk mencegah kekhawatiran kejadian ini dipolitisasi oleh oknum atau kelompok yang tidak bertanggungjawab.

"Bahkan, ada posibilitas kemunculan aktor-aktor yang ingin mencederai integrasi nasional melalui politisasi dan berita hoaks isu ini di tengah masyarakat Papua," ujarnya.

Oleh karena itu, Farah menilai perlu segera dilakukan investigasi yang transparam dan akuntabel agar masalah ini tidak berlarut dan meluas.

"Proses hukum pelaku jika terbukti bersalah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Sebagai bukti kepada masyarakat bahwa hukum berkeadilan dan tidak tebang pilih. Perlu membangun ruang komunikasi dengan masyarakat yang lebih baik dan humanis. Ketegasan yang dimiliki segenap prajurit TNI harus dijalankan secara profesional dan proporsional," ujar Farah Puteri Nahlia.

Dia mewanti-wanti kejadian serupa tak terulang. Jika terjadi lagi, menurutnya, bukan tidak mungkin kepercayaan publik (public trust) terhadap TNI menurun dan semakin berjarak dengan masyarakat. Sehingga berpotensi mengganggu perjuangan Indonesia mempertahankan Papua di level internasional. Tetapi hendaknya masyarakat harus tenang dan tidak terpancing berita hoaks.

" Masyarakat harus tetap tenang dan bisa melihat kasus ini secara objektif. Jangan mudah terpancing atau terprovokasi, yang justru dapat memecah belah satu sama lain. Masyarakat tetap menjaga situasi dan melakukan pengecekan kembali atas berita-berita yang tersebar untuk meminimalisir hoaks," pinta Farah. O son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 14 Juli 2021
Rabu, 30 Juni 2021
Senin, 28 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021
Sabtu, 19 Juni 2021
Jumat, 18 Juni 2021
Kamis, 17 Juni 2021
Senin, 14 Juni 2021
Rabu, 09 Juni 2021
Kamis, 03 Juni 2021
Selasa, 01 Juni 2021
Senin, 31 Mei 2021