Minggu, 01 Agustus 2021 16:25:10

Pemerintah Siapkan Rp 1,3 T Kelola Limbah Medis,Positif 3.440.396 Sembuh 2.809.538 Meninggal 95.723

Pemerintah Siapkan Rp 1,3 T Kelola Limbah Medis,Positif 3.440.396 Sembuh 2.809.538 Meninggal 95.723

Beritabatavia.com - Berita tentang Pemerintah Siapkan Rp 1,3 T Kelola Limbah Medis,Positif 3.440.396 Sembuh 2.809.538 Meninggal 95.723

Limbah medis sangat mengkhawatirkan, menurut perkiraan asosiasi rumah sakit, limbah medis mencapai 383 ton per hari. Adapun kapasitas fasilitas ...

Pemerintah Siapkan Rp 1,3 T Kelola Limbah Medis,Positif 3.440.396 Sembuh 2.809.538 Meninggal 95.723 Ist.
Beritabatavia.com -

Limbah medis sangat mengkhawatirkan, menurut perkiraan asosiasi rumah sakit, limbah medis mencapai 383 ton per hari. Adapun kapasitas fasilitas pengolah limbah B3  medis itu sebesar 493 ton per hari,tetapi sebaran tempat pengolah limbah tersebut terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)hingga 27 Juli 2021 limbah medis Covid-19 sudah mencapai 18.460 ton. Disebutkan limbah medis itu berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit darurat, wisma tempat isolasi dan karantina mandiri, uji deteksi, maupun vaksinasi. Limbah medis tersebut terdiri atas infus bekas, masker, vial vaksin, jarum suntik, face shield, perban, hazmat, APD, pakaian medis, sarung tangan, alat PCR Antigen, hingga alkohol pembersih swab.

Menurut Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Presiden Joko Widodo sudah mengingatkan  agar memberikan perhatian kepada pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) medis Covid-19 secara sistematis. Presiden juga meminta agar dana sebesar Rp1,3 triliun yang tersedia diintensifkan untuk membuat sarana pengolahan limbah medis yang jumlahnya meningkat selama pandemi Covid-19. Diminta semua instrumen pengelolaan limbah medis untuk menghancurkan limbah medis yang infeksius harus diselesaikan.

“Dana yang diproyeksikan sebesar Rp 1,3 triliun diminta Presiden diolah di-exercise untuk membuat sarana-sarana insinerator dan sebagainya,” ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya usai mengikuti rapat terbatas tentang pengelolaan limbah B3 medis Covid-19 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo melalui konferensi video di Jakarta, Rabu (28/07/2021).

Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah  Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Minggu 1 Agustus 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:

Pasien positif          +  30.738 jumlah total  3.440.396 orang
Pasien sembuh       +  39.446 jumlah total  2.809.538 orang
Pasien meninggal    +   1.604 jumlah total       95.723 orang

Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan di 263 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Minggu 1 Agustus 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:

Pasien Positif             +  2.701 Jumlah total  817.354 orang
Pasien Meninggal       +       74 jumlah total   12.209 orang
Pasien sembuh           +  4.593 jumlah total  789.261 orang

jumlah

Foto : jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 31 Juli 2021

Jumlah limbah medis B3 selama pandemi Covid-19 sendiri mengalami peningkatan cukup signifikan. Menteri LHK mencatat, selama periode 9 Maret 2020 hingga 27 Juli 2021 peningkatan terjadi di sejumlah provinsi. Di Jawa Barat, dalam rentang waktu tersebut limbah B3 medis meningkat dari 74,03 ton pada 9 Maret 2020, menjadi 836,975 ton pada 27 Juli 2021. Di Jawa Tengah, dari 122,82 ton meningkat menjadi 502,401 ton. Di Jawa Timur, dari 509,16 ton menjadi 629,497 ton. Di Banten, dari 228,06 ton menjadi 591,79 ton. Sementara di DKI Jakarta, dari 7.496,56 ton menjadi 10.939,053 ton.
"Pemerintah daerah jangan lengah soal limbah medis ini. Ikuti perkembangan di lapangannya, sarana-sarananya,” ujar Menteri LHK.

Menteri LHK, Siti Nurbaya mengaku sudah bersurat kepada pemerintah daerah yang isinya menegaskan bahwa limbah medis Covid-19 tidak boleh dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Jika hal itu terjadi, lanjut Menteri LHK, maka pemerintah daerah bisa mendapat sanksi. “Oleh karena itu, kami minta pemerintah daerah untuk berhati-hati dan menaati soal ini,” tegasnya.

Anehnya, ditengah upaya pemerintah untuk menyiapkan fasilitas pengelolaan limbah medis Covid-19.Kepolisian seperti Polres Metro Jakarta Selatan melakukan  serangkaian penyidikan dengan memanggil sejumlah pengelola laboratorium dengan tuduhan  melanggar pengelolaan limbah B3 dan pengelolaan lingkungan hidup terkait limbah medis. O son

Berita Lainnya
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021
Kamis, 30 September 2021
Rabu, 29 September 2021
Selasa, 28 September 2021
Senin, 27 September 2021
Minggu, 26 September 2021
Sabtu, 25 September 2021