Beritabatavia.com -
Belajar dari pengalaman beberapa negara lain yang kasus aktifnya mulai menurun dan aktivitas ekonomi dibuka.Vaksinasi dan protokol kesehatan (Prokes) adalah upaya efektif mencegah penyebaran dan penularan virus Covid-19.
Negara-negara yang tidak mengimbangi kebijakan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan mengalami lonjakan kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19. Sedangkan di negara yang tingkat vaksinasi dan penerapan protokol kesehatannya tinggi menemukan angka kasus kematian yang rendah.
Program vaksinasi sebagai upaya untuk mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity terus bergulir. Selain menyiapkan vaksin, Pemerintah juga melakukan upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi.
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, hingga 10 Oktober 2021 vaksinasi covid-19 dosis pertama sudah diterima 100.189.038 orang artinya pelaksanaannya telah mencapai 48,11% dari target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang. Sedangkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua sudah diterima 57.522.234 orang atau mencapai 27,62% dari target vaksinasi.
Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Selasa 12 Oktober 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:
Pasien positif + 1.261 jumlah total 4.229.813 orang
Pasien sembuh + 2.130 jumlah total 4.065.425 orang
Pasien meninggal + 47 jumlah total 142.763 orang
Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Selasa 12 Oktober 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:
Pasien Positif + 143 jumlah total 859.345 orang
Pasien Meninggal + 1 jumlah total 13.550 orang
Pasien sembuh + 349 jumlah total 844.538 orang
Foto : jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia periode 11 Oktober 2021
Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat, sejak awal Juli hingga awal Oktober sudah lebih dari 73 juta penggunaan aplikasinya dan lebih dari 25rb merchants tergabung dengan PeduliLindungi.
Aplikasi PeduliLindungi difungsikan untuk 3 hal, yakni screening (pengecekan status vaksinasi dan juga status swab test), tracing (scan QR Code untuk memulai suatu aktivitas), dan memastikan penerapan protokol kesehatan sesuai hasil warna QR Code.
Fungsi screening utamanya akan didorong dalam aktivitas utama masyarakat yang terkait dengan 6 hal: perdagangan baik tradisional maupun modern, transportasi baik darat, laut, dan udara, pariwisata termasuk hotel, restoran, dan event/pertunjukan, aktivitas bekerja, aktivitas pendidikan seperti di SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi, dan juga pada aktivitas keagamaan.
Gunakan PeduliLindungi untuk membantu proses pelacakan kontak erat dan pendataan situasi zona lokasi terkini.
O son