Rabu, 16 Februari 2022 15:55:38

Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan

Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan

Selain mengoptimalkan peran Stakeholders dan Counterparts yang sinergis. Struktur organisasi Densus 88 Antiteror Polri akan dioptimalkan dalam ...

Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan Ist.
Beritabatavia.com -

Selain mengoptimalkan peran Stakeholders dan Counterparts yang sinergis. Struktur organisasi Densus 88 Antiteror Polri akan dioptimalkan dalam rangka peran pencegahan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana kejahatan terorisme di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan pengarahan di acara Senior Level Meeting Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Bali, Rabu 16/2/2022.

"Sejalan dengan tantangan yang meningkat dan semakin kompleks, Pemerintah setujuĀ  pengembangan struktur Densus 88 Antireror Polri. Alhamdulilah PerpresĀ  ditandatangani dan saat ini kita memiliki lima bintang satu. Jumlah personel 3.701, saya harapkan berkembang dan bisa dua kali lipat. Sehingga rekan-rekan memiliki kekuatan yang cukup termasuk anggaran, sarana dan prasarana juga ditingkatkan, demikian juga kemampuan yang dimiliki rekan-rekan," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (16/2/2022).

Selain di skala nasional, Jenderal Sigit meminta Densus 88 Antiteror Polri juga harus melakukan pemantauan perkembangan terorisme Internasional.Sehingga,kedepannya detasemen berlambang burung hantu itu akan bisa beradaptasi dan mengembangkan kemampuan untuk menghadapi segala bentuk tantangan yang ada kedepannya. Seperti pesatnya kemajuan teknologi informasi (IT) yang bisa digunakan, tetapi juga dimanfaatkan para kelompok terorisme.

Oleh karenanya, Densus 88 Antiteror Polri harus bisa bersinergi serta bekerjasama dengan seluruh institusi terkait di dalam negeri, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun dengan negara lain. Hal tersebut semakin memaksimalkan pencegahan dan penindakan terhadap seluruh jaringan terorisme.

"Rekan-rekan harus siap menghadapi perubahan. Dan kuncinya belajar meningkatkan kemampuan rekan-rekan, mengembangkan organisasi Densus 88, menambah kapasitas personel. Dan saya yakin sejarah membuktikan rekan-rekan mampu walaupun dinamika terjadi," tegas Jenderal Sigit.

Lulusan AKPOL 1991 itu menilai, kinerja Densus 88 Antiteror Polri selama ini telah mempengaruhi penurunan indeks terorisme sebanyak 52,22 persen atau tidak jauh dari target RPJMN sebesar 54,36 persen. Juga berdampak pada indeks risiko pelaku terorisme yang saat ini berada di angka 30,29 persen dari target RPJMN 2020-2024 sebesar 38,14 persen. Kerja keras Densus 88 juga telah memberikan Multiplier Effect untuk Bangsa Indonesia. Dimana, hal itu berdampak pada meningkatnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Tentunya stabilitas kamtibmas ini menjadi modal dasar dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena salah satu modal investasi baik asing dan dalam negeri. Ini melihat paramater salah satunya bagaimana suatu negara menjaga stabilitas kamtibmasnya," ujar Jenderal Sigit.

Diketahui, di tahun 2020 Densus 88 telah menangkap 232 tersangka kasus terorisme. Kemudian 2021 sebanyak 370 orang, disusul dengan penegakan hukum terhadap pelaku teroris di Poso yang kini tersisa tiga orang dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dihadapan personel Densus 88, Sigit juga menyampaikan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan menjaga stabilitas kamtibmas di tahun 2022. Sebab tahun ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam berbagai macam agenda nasional maupun internasional. Diantaranya, adalah MotoGP di Sirkuit Mandalika, NTB hingga rangkaian Presidensi G20.

Presiden Jokowi, kata Sigit, telah menekankan bahwa event internasional dan nasional harus dipastikan berjalan dengan aman dan lancar. Mengingat, hal itu untuk menjaga kehormatan dan kepercayaan Bangsa Indonesia di mata dunia. Sehingga seluruh perhelatan harus dipastikan tidak terjadi aksi teror sekecil apapun.

"Jadi ini arahan Bapak Presiden yang tentunya pesan ini amanah bagi institusi Polri dan secara khusus untuk rekan-rekan yang tergabung dalam Densus 88 Antiteror Polri untuk menjaga agar selama proses event tersebut tidak ada serangan teror sekecil apapun. Karena ini menyangkut kesuksesan Indonesia di dalam menyelenggarakan event internasional. Dimana kalau aman dan lancar akan mengharumkan nama Indonesia di mata internasional," tegas Kapolri Jenderal Sigit.

kapolri

Foto : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara Senior Level Meeting Densus 88 Polri di Bali Rabu 16/2/2022

Pada kesempatan ini, Sigit juga menyebut telah memberikan reward kepada jajaram Densus 88 Antiteror Polri yang telah memberikan kontribusi terbaiknya untuk bangsa ini. Di tahun 2020 penghargaan dalam bentuk KPLB diberikan kepada 47 personel. Sementara satu orang KPLBA.

Sedangkan di tahun 2021, terdapat 53 personel yang mendapat KPLB. Disisi lain, pada tahun 2020, 45 personel mendapatkan penghargaan untuk mengikuti berbagai macam pendidikan. Sedangkan, di tahun 2021, 63 jajaran berkesempatan mengikutiĀ  pendidikan. Untuk tahun 2022, ada 22 personel yang meraih pendidikan. Lalu, 74 pin emas telah diberikan Kapolri sepanjang tahun 2021.

"Saya terus berkomitmen untuk memberikan apresiasi dan reward kepada personel yang telah meraih banyak prestasi dan menjadi kebanggaan institusi, masyarakat, negara dan kebanggaan Indonesia di mata internasional," tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 0 son

Berita Lainnya
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022
Rabu, 10 Agustus 2022
Rabu, 10 Agustus 2022
Senin, 08 Agustus 2022
Senin, 08 Agustus 2022
Senin, 08 Agustus 2022
Rabu, 03 Agustus 2022
Rabu, 03 Agustus 2022