Jumat, 22 April 2022 08:42:01

Mudik Enjoy, ITW Sarankan Pemerintah Tak Keluarkan Larangan

Mudik Enjoy, ITW Sarankan Pemerintah Tak Keluarkan Larangan

Beritabatavia.com - Berita tentang Mudik Enjoy, ITW Sarankan Pemerintah Tak Keluarkan Larangan

Jakarta - Kamtibmas tentu menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat saat menjalankan aktvitas untuk bisa memberikan produktivitas ...

Mudik Enjoy, ITW Sarankan Pemerintah Tak Keluarkan Larangan Ist.
Beritabatavia.com - Jakarta - Kamtibmas tentu menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat saat menjalankan aktvitas untuk bisa memberikan produktivitas dalam memenuhi kebutuhannya. Maka mudik juga merupakan aktivitas masyarakat yang kebetulan sangat luar biasa untuk tahun ini sehingga dibutuhkan aturan-aturan, dan tindakan-tindakan, serta kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang lebih fokus untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas khususnya.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesian Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan saat menjadi narasumber Diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Antisipasi Gangguan Keamanan Saat Mudik Lebaran” di Ruang Diskusi Media Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (21/4/2022).

Edison menilai, dengan 85 juta warga yang akan melakukan aktivitas perjalanan di waktu dan tempat yang hampir bersamaan maka hanya orang yang memiliki tingkat dewa saja yang mampu mengatasi hal itu agar tidak menimbulkan kemacetan.

“Dengan 23 juta kendaraan roda 4, 17 juta kendaraan roda 2, coba kalau kita bayangkan mau dibuat di mana Itu semuanya, jadi kebijakan untuk menambah cuti libur bersama, cuti bersama, itu juga tidak akan kurang efektif juga untuk mengurai itu kepadatan-kepadatan itu,” kata mantan wartawan senior itu.

Edison mengatakan kebijakan itu juga harus juga disertai dengan kebijakan-kebijakan lain.

“Bagaimana mau mudik, masih nunggu THR, THR saja belum dapat, jadi harus hidup dengan kebijakan-kebijakan yang bersamaan dengan itu, saya tidak akan mudik kalau belum dapat THR,” tukas Edison.

Edison mengingatkan, saat ini pemerintah dan Polri harus memikirkan upaya bagaimana menyenangkan, agar pergerakan para pemudik tidak menjadi beban bagi pemerintah maupun pemudik itu sendiri.

“Karena pemudik ini kan harus senang, gembira bertemu dengan keluarga, jadi jangan lagi ditambah dengan larangan-larangan yang justru menyulitkan. Karena bagi para pemudik kami sudah banyak mendapat masukan mereka macet-macetan juga senang kok, itu bagian dari seni para pemudik atau konsekuensi mudik seperti itu,” jelas Edison.

Hal terpenting lainnya, kata Edison, adalah persiapan rapat koordinasi dan sinergi pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Itu harus menjadi perhatian, kita ingat 2016 ada kasus Brexit yang sangat mengerikan, bagaimana kesiapan pemerintah daerah menampung arus deras dari jalan keluar ketika di sana tidak akan berdampak kepada jalan tol yang menimbulkan itu, ketika di sana tidak mampu maka akan berdampak pada jalan tol, itu juga dipastikan, kemampuan, sarana prasarana jalan daerah itu,” papar Edison.

Edison pun mengingatkan, untuk tidak berharap lewat jalan tol saja selama mudik Lebaran tahun ini.

“Kita selalu sekarang lebih sering berbicara seakan-akan dengan jalan tol itu semua lancar, beres, seakan-akan semua jawabannya jalan tol, kita lupa kalau kita punya jalan arteri, itu juga harus menjadi perhatian pemerintah, jadi kesiapan jalan arteri juga dan kemungkin jalan jalan alternatif yang apabila terjadi stag yang paling parah,” tutur Edison.

Bagi para pemudik, Edison menghimbau untuk mampu memelihara diri sendiri dan bersuka ria saat menjalankan aktivitas mudik.

“Semoga lebaran hari ini kita bersama keluarga dengan selamat tenang, nyaman, dan kembali lagi ke ibu kota dengan selamat juga,” pungkas Edison penuh harap. (tk/vn)

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 20 Maret 2024
Kamis, 14 Maret 2024
Kamis, 14 Maret 2024
Rabu, 13 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
Senin, 26 Februari 2024