Beritabatavia.com -
Investor asing maupun lokal diperkirakan masih memburu saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), meski hari ini, Jumat (8/10) adalah transaksi terakhir perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebelumnya, transaksi pada hari terakhir diramaikan aksi tekanan jual.
Head of Research PT Recapital Securities Pardomuan Sihombing berpendapat, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Timah Tbk (TINS), PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Adaro Resources Tbk (ADRO) sepertinya tetap menjadi incaran pemodal.
Sebab, saham-saham di sektor komoditas tersebut belum banyak main, kata Pardomuan.
Pardomuan mengakui, sektor infrastruktur, konsumer, dan perbankan sudah banyak main sejak kuartal I-2010, karena menjadi pasarnya investor domestik. Jadi tentunya, hingga semester IV-2010 ini yang bakal main adalah komoditas, ujarnya.
Dia menuturkan, sejak awal tahun terlihat sektor konsumsi sudah naik 75,26 persen, aneka industri 66,71 persen, manufaktur 64,1 persen, keuangan 48,14 persen, industri dasar dan kimia 47,73 persen.
Selain itu, kata Pardomuan, yang membuat saham-saham di sektor komoditas masih layak beli terkait sentimen kenaikan harga komoditas di pasar dunia, ekspektasi kinerja kuartal III-2010 yang positif, dan secara valuasi masih di bawah harga wajarnya (undervalue).
Dia melanjutkan, aksi ambil untung (profit taking) yang bakal terjadi di akhir pekan ini juga sepertinya akan marak pada saham-saham unggulan sektor bank dan konsumer yang sudah naik tinggi. o vnc/nor