Senin, 27 Juni 2022 15:40:31

Kapolri Minta 'Rumah Kebangsaan' Jadi Wadah Persatuan & Kesatuan Indonesia

Kapolri Minta 'Rumah Kebangsaan' Jadi Wadah Persatuan & Kesatuan Indonesia

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolri Minta 'Rumah Kebangsaan' Jadi Wadah Persatuan & Kesatuan Indonesia

Ditengah situasi terdampak krisis, beberapa negara terancam gagal. Indonesia masih dalam posisi seperti sekarang, semua ini bisa karena kita mau ...

Kapolri Minta 'Rumah Kebangsaan' Jadi Wadah Persatuan & Kesatuan Indonesia Ist.
Beritabatavia.com -

Ditengah situasi terdampak krisis, beberapa negara terancam gagal. Indonesia masih dalam posisi seperti sekarang, semua ini bisa karena kita mau bersatu.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri acar launching 'Rumah Kebangsaan' yang digagas oleh pemuda dan mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus, di Jakarta, Senin 27/6/2022.

"Tentunya saya sangat mengapresiasi launching yang dilakukan oleh teman-teman pemuda dan mahasiswa tergabung dalam Cipayung Plus yang melakukan kegiatan untuk bersatu di dalam Rumah Kebangsaan," kata Kapolri Jenderal Sigit saat menghadiri acara yang digelar di jln Hang Lekir, Jakarta Selatan. 

Jenderal Sigit berharap, rumah kebangsaan ini dapat dijadikan tempat atau wadah bagi para pemuda dan mahasiswa Indonesia berdiskusi memecahkan masalah terkait isu-isu terkini. Serta, menggagas konsep untuk terus menjaga serta mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

"Paling utama yang akan dihadapi ke depan adalah bagaimana kita menjaga persatuan dan kesatuan, kemudian mempersiapkan SDM unggul untuk menghadapi persiapan menuju Indonesia emas. Menyiapkan kemampuan kewirausahaan dan kepemimpinan," ujar Jenderal Sigit.

Lulusan AKPOL 1991 itu juga menginginkan konsep rumah kebangsaan ini tidak hanya dibentuk di tingkat nasional, melainkan, di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, semangat untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan dapat digelorakan dan dilakukan oleh seluruh, pemuda, mahasiswa dan masyarakat di seluruh Indonesia. 

"Saya kira ini semua harus di glorifikasi digerakkan menjadi satu langkah, satu kekuatan, dari pusat ke daerah untuk bisa bersama-sama berjuang menjaga nilai besar, menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan menghantarkan bangsa kita untuk wujudkan tujuan nasional menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Dalam rangka meningkatkan serta mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Tentunya ini menjadi cita-cita kita semua," tutur Jenderal Sigit. 

Kapolri Sigit mengakui, konsep, ide dan gagasan rumah kebangsaan ini adalah program yang sangat dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Sebab saat ini, baik Indonesia maupun negara lainnya tengah menghadapi situasi ketidakpastian global. Seluruh elemen Bangsa Indonesia harus tetap mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan serta sinergitas hingga soliditas satu sama lain. Karena itu, diperlukan sebuah strategi luar biasa untuk terus menjadi nilai tersebut. 

"Dibutuhkan suatu strategi khusus, cara khusus satu hal yang sifatnya extraordinary (luar biasa) dan ini yang kemudian tentu harus kita wujudkan," tegas Jenderal Sigit.

Bukti kongkrit pentingnya persatuan dan kesatuan, sinergitas dan soliditas seluruh elemen Bangsa Indonesia. Salah satu contohnya adalah pengendalian Pandemi Covid-19. Seluruh negara menghadapi situasi serba sulit akibat Pandemi Covid-19. Indonesia dengan seluruh elemen bangsanya, mulai dari Pemerintah, TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemuda, mahasiswa dan masyarakat lainnya, bersatu padu berada di lini terdepan untuk melakukan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan semata, demi keselamatan rakyat Indonesia. 

"Hampir dua tahun ini kita sama-sama berjuang hadapi Pandemi Covid-19. Saat itu, pemuda, yang tergabung dalam Cipayung Plus, mahasiswa, bersama-sama untuk ikut turun langsung. Tidak hanya sekadar melaksanakan sosialisasi, tapi terjun bahkan ikut melaksanakan kegiatan yang sifatnya mulai dari imbauan, sosialisasi tentang prokes sampai melaksanakan kegiatan vaksinasi, dan memberikan bantuan sosial terhadap masyarakat yang memang betul-betul terdampak karena pandemi," papar Sigit.

rumahkebangsaan

Foto : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadiri Launching Rumah Kebangsaan yang digagas Kelompok Cipayung plus, Senin 27/6/2022

Menurut Sigit, semua bisa kita lakukan karena persatuan kesatuan kita di dalam menghadapi situasi global. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini berada di angka lima persen dan menjadi istimewa karena kita berada di atas negara-negara maju.
 
Kemudian, Sigit juga menyinggung terkait bonus demografi pada tahun 2036 mendatang yang harus dikelola dengan baik agar dijadikan landasan Indonesia menuju negara  maju. Demi mewujudkan hal itu, Sigit menyebut, Pemerintah sedang berjuang untuk bisa lepas dari negara Middle Income Trap. Dengan adanya hal itu, diharapkan Indonesia bisa meraih pendapatan sebesar 15.000 Dollar per kapita. 

Sigit mengingatkan pemuda untuk terus menjaga dan menguatkan nilai persatuan serta kesatuan. Sebab , selain pandemi Covid-19 ke depan akan dihadapkan berbagai masalah yang lebih kompleks. Seperti konflik antara Negara Rusia dan Ukraina. Dimana, hal itu juga dampaknya dirasakan oleh Indonesia dan negara lainnya.

"Alhamdulillah ditengah situasi terdampak akibat krisis terjadi. Bahkan kita tahu beberapa negara terancam gagal. Indonesia masih dalam posisi sekarang ini. Dan semua ini bisa terjadi karena kuncinya, kita mau bersatu," tutur Sigit. 0 son

Berita Lainnya
Kamis, 21 Juli 2022
Senin, 18 Juli 2022
Senin, 18 Juli 2022
Kamis, 07 Juli 2022
Selasa, 05 Juli 2022
Selasa, 05 Juli 2022
Sabtu, 02 Juli 2022
Rabu, 29 Juni 2022
Selasa, 28 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022
Kamis, 23 Juni 2022