Selasa, 24 Februari 2026 19:33:24

Kapolda Sumsel Dorong Mitigasi Konflik Agraria Bersama Kanwil BPN

Kapolda Sumsel Dorong Mitigasi Konflik Agraria Bersama Kanwil BPN

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolda Sumsel Dorong Mitigasi Konflik Agraria Bersama Kanwil BPN

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam mitigasi ...

Kapolda Sumsel Dorong Mitigasi Konflik Agraria Bersama Kanwil BPN Ist.
Beritabatavia.com - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam mitigasi konflik agraria guna menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kepastian investasi di Sumatera Selatan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan strategis antara Polda Sumsel dan Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Presisi Mapolda, kota Palembang, Sumatera Selatan,  Selasa (24/2/2026).

Pertemuan membahas percepatan sertifikasi dan penertiban administrasi aset negara sebagai langkah pencegahan terhadap potensi sengketa lahan yang dapat berdampak pada gangguan kamtibmas.

Irjen Pol Sandi Nugroho menekankan bahwa persoalan agraria tidak dapat dipandang semata sebagai urusan administratif, melainkan isu strategis yang beririsan langsung dengan stabilitas sosial, keamanan, dan keberlangsungan pembangunan daerah.

“Konflik pertanahan yang tidak tertangani secara sistematis dapat berkembang menjadi konflik sosial yang mengganggu kamtibmas. Oleh karena itu, mitigasi harus dilakukan secara terukur, berbasis data, dan berkelanjutan,” tegas Sandi.

Menurutnya, Sumatera Selatan merupakan wilayah strategis investasi, mulai dari sektor perkebunan, energi, hingga infrastruktur. Karena itu, kepastian hukum pertanahan menjadi prasyarat penting agar pembangunan berjalan tanpa hambatan akibat sengketa lahan.

Sandi juga menegaskan bahwa legalitas tanah yang jelas tidak hanya memberi perlindungan hukum terhadap aset negara, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan pelaku usaha. Ia menilai, tanpa administrasi pertanahan yang tertib, potensi konflik akan meningkat dan berdampak langsung pada iklim investasi.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Polda Sumsel dan BPN Sumsel sepakat memperkuat koordinasi teknis melalui percepatan pendataan, verifikasi dokumen, serta sertifikasi aset yang belum terdokumentasi secara lengkap. 

"Penguatan sinergi dengan BPN merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam menjaga stabilitas daerah," tambah Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya. 

“Bapak Kapolda menempatkan penanganan konflik agraria sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kepastian hukum lahan memberikan rasa tenang bagi pelaku usaha untuk berinvestasi,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Sumsel, Rahmat menambahkan bahwa komitmen BPN untuk mendukung langkah kolaboratif tersebut melalui verifikasi dokumen dan validasi lapangan secara menyeluruh, guna mencegah tumpang tindih kepemilikan yang kerap menjadi akar konflik agraria.

Sebagai langkah lanjutan, Polda Sumsel bersama Kanwil BPN Sumsel akan menggelar konsolidasi teknis dengan jajaran Kapolres dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan untuk mempercepat penyelesaian kendala administrasi di lapangan.

Penguatan sinergi Polri dan BPN ini menjadi langkah strategis dalam membangun tata kelola pertanahan yang lebih tertib, memperkuat kepastian hukum, serta memastikan Sumatera Selatan tetap kondusif, aman, dan ramah investasi. 0fery 

Berita Lainnya
Jumat, 30 Januari 2026
Kamis, 29 Januari 2026
Rabu, 28 Januari 2026
Selasa, 27 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Jumat, 16 Januari 2026
Rabu, 14 Januari 2026