Minggu, 06 September 2026 22:28:00

Satgas Karhutla TNI Suluh Kelompok Tani Mekar Mandiri

Satgas Karhutla TNI Suluh Kelompok Tani Mekar Mandiri

Beritabatavia.com - Berita tentang Satgas Karhutla TNI Suluh Kelompok Tani Mekar Mandiri

Jakarta - Untuk memitigasi Karhutla, Satgas TNI berikan penyuluhan kepada Kelompok Tani Desa Mekar Mandiri  Hal itu disampaikan ...

Satgas Karhutla  TNI Suluh Kelompok Tani Mekar Mandiri Ist.
Beritabatavia.com - Jakarta - Untuk memitigasi Karhutla, Satgas TNI berikan penyuluhan kepada Kelompok Tani Desa Mekar Mandiri 

Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Penyuluhan dan Pengendalian Karhutla Satgas TNI wilayah Kayan Hilir Kolonel Arh Saptarendra P, S.T.,M.M., usai tatap muka dengan kelompok tani Desa Mekar Mandiri Kayan Hilir, Sintang, Kalbar, Jumat (05/06/2026)

Diungkapkan Sapta, tatap muka dengan kelompok tani Desa Mekar Mandiri didampingi penyuluh pertanian Desa Mekar Mandiri dan Kepala Adat Dusun Belimbing

"Pada kesempatan itu, disampaikan tentang resiko Karhutla, baik terkait kesehatan, kerusakan alam dan juga ekonomi maupun proses belajar anak sekolah,"ujar Sapta.

Dari diskusi itu, lanjutnya, pembakaran pohon di ladang  merupakan upaya masyarakat untuk memupuk dan menyuburkan tanah.

"Jadi, pembakaran pohon satu-satunya upaya peladang suburkan tanah dan setelah tanam padi mereka tidak memupuk padi sehingga padi yang dihasilkan tergolong organik,"tegas Sapta.

Ditempat yang sama, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Mekar Mandiri Yuliana  Kartini katakan , bersama kelompok tani pernah melaksanakan cetak sawah dan pohon yang yang tidak dibakar pada tahun 2017.

"Pohon di timbun dalam kondisi utuh di sawah rawa yang kebetulan waktu itu hujan. Tanaman padi hanya setahun sekali dan ada yang panen dan juga tidak. Tidak pakai pupuk, seperti yang dilakukan masyarakat di sini"ujar dia.

"Tahun 2018 juga ada yang panen dan tidak karena ada serangan hama. Untuk panen sawa rawa ini sekitar 2,7  lTon per hektar. Tidak gunakan pupuk karena   masyarakat biasa dengan padi organik," tegasnya.

Masih ditempat yang sama, Tokoh Adat Dusun Belimbing Desa Mekar Mandiri, Pak Bantot Banda sampaikan,  pupuk yang biasa mereka gunakan hanya dari hasil pohon yang dibakar.

"Kami biasanya, pupuk dari hasil pembakaran pohon dan memang hasilnya tidak banyak karena digunakan untuk konsumsi keluarga,. Jadi pembakaran pohon itu untuk pupuk"ujar Pak Bantot.

Jika memang ada cara yang lebih baik untuk menyuburkan tanah dengan hasil yang baik dan biaya yang lebih murah maka dirinya tentu tidak akan membakar pohon lagi sebagai pupuk penyubur tanah.

"Tapi jika tidak ada maka tentu kami akan kembali lagi menggunakan sisa pembakaran pohon sebagai penyubur tanah,"pungkasnya.

Dalam pertemuan itu, hadir Tim penyuluh Satgas TNI yaitu Kolonel Laut (Kh) Chumaidi, Kolonel Kes Robi Mandolin serta Sekdes Mekar Mandiri Rika Sugjanto, Babinsa Koramil 1205-17/Kayan Hilir Sertu Daniel dan Serka Burhannudin.

Berita Lainnya
Selasa, 06 Oktober 2026
Minggu, 04 Oktober 2026
Sabtu, 03 Oktober 2026
Jumat, 02 Oktober 2026
Kamis, 01 Oktober 2026
Minggu, 27 September 2026
Kamis, 24 September 2026
Selasa, 22 September 2026
Senin, 21 September 2026
Kamis, 17 September 2026
Selasa, 15 September 2026
Selasa, 15 September 2026