Kamis, 28 April 2011 16:33:04

Bensin Bakal Dihapus

Bensin Bakal Dihapus

Beritabatavia.com - Berita tentang Bensin Bakal Dihapus

Masyarakat harus bersiap mengucapkan selamat tinggal untuk BBM jenis bensin. Pemerintah akan menghapus bensin dari SPBU-SPBU. Pemerintah juga tidak ...

Bensin Bakal Dihapus Ist.
Beritabatavia.com - Masyarakat harus bersiap mengucapkan selamat tinggal untuk BBM jenis bensin. Pemerintah akan menghapus bensin dari SPBU-SPBU. Pemerintah juga tidak akan memberikan subsidi untuk Pertamax.

Secara bertahap dan pasti Premium itu harus hapus. Jadi, keberadaan Premium bertahap, tapi pasti itu harus hapus. Hapus artinya tidak diteruskan ke depan. Pertama kali subsidinya, kemudian produknya kan oktannya juga kurang tinggi, kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada Musyarawah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbang) di Jakarta, Kamis (28/4).

Agus menjelaskan, penghapusan bensin dan peniadaan subsidi untuk Pertamax adalah bagian dari upaya menghemat bahan bakar minyak.

Kalau saya prinsip yang saya jaga, premium (bensin) harus dihapus, ujarnya. Hal ini tidak saja terkait besaran subsidi BBM, namun juga terkait produk bensin yang oktannya kurang tinggi, sehingga kurang berkualitas bagi kendaraan.

Selain soal bensin, Agus menambahkan, harga Pertamax sudah diserahkan pada mekanisme pasar. Pertamax sudah menuju harga keekonomian, sehingga tak bisa bagi pemerintah untuk memberi subsidi.

Mohon jangan memberikan subsidi pada Pertamax karena Pertamax harus mencerminkan pasar, ujar mantan dirut Bank Mandiri ini.

Agus meminta agar Indonesia bisa becermin pada China yang telah menaikkan harga BBM hingga dua kali dalam empat bulan seiring kenaikan harga minyak dunia.

Lihat di China, itu betul-betul tegar. Di China bulan Februari dilakukan penyesuaian harga minyak, bulan April lakukan lagi penyesuaian harga minyak, kata Agus.

Karena itu, Agus meminta perlunya penghematan energi secara serius agar anggaran negara tidak terus membengkak.

Agus mengaku prihatin dengan kuota BBM saat ini, karena kalau lewat kuota akan membebani anggaran. Hingga Maret 2011 rata-rata produksi minyak hanya mencapai 906.000 barel per hari, target asumsi yang diharapkan dalam APBN 2011 sebesar 970.000 barel per hari. Kuota Premium 38,6 juta kilo liter, subsidinya Rp 98,2 triliun. o end
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Juli 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Selasa, 30 Juni 2026
Jumat, 26 Juni 2026
Senin, 22 Juni 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Kamis, 11 Juni 2026
Selasa, 19 Mei 2026
Minggu, 03 Mei 2026