Beritabatavia.com -
Pemerintah tengah mematangkan rencana menaikkan harga elpiji (LPG) 12 kilogram (kg) dan 50 kg. Rencana kenaikan elpiji diusulkan Pertamina karena terus merugi. Kerugian disebabkan Pertamina menjual elpiji dengan harga lebih murah dari harga beli
Rencana menaikkan harga elpiji belum diputuskan sebab masih dimatangkan di kementerian keuangan (Kemenkeu). Jadi masih digodok semua tadi di (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan, ungkap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar di Jakarta, Selasa (21/6).
Menurutnya rapat membahas rencana kenaikan elpiji itu dilakukan di Kementerian Keuangan tadi pagi. Hadir Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri ESDM Darwin Saleh.
Saya juga hadir. Dalam dua hari ini barangkali kita akan rampungkan konsepnya, ujar Mustafa.
Karena masih terus dibahas maka Mustafa belum bisa memastikan kenaikan elpiji itu.
Selama ini, Elpiji 12 kg dan 50 kg ini tidak disubsidi pemerintah. Kenaikan elpiji terakhir kali dilakukan pemerintah Februari 2010 lalu dan mengundang polemik dari masyarakat luas. o end