Beritabatavia.com -
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM, Kustantinah, mengatakan merk susu yang menurut hasil penelitian tercemar bakteri Sakazakii tersebut bakal diumumkan setelah tim kajian nasional Badan POM rampung menganalisa hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB), BPOM dan Kementerian Kesehatan. Setelah diteliti ulang, hasil penelitian bakal diumumkan awal Juli nanti. Senin lalu IPB sudah menyerahkan hasil penelitian ulang tersebut.
Memang kita sudah terima dari IPB, dari Departemen Kesehatan, dan dari Badan POM juga sudah selesai. Kemudian saya serahkan kepada tim untuk dilakukan evaluasi hasilnya. Nanti tentu diumumkan bersama ketiga belah pihak. Kementerian Kesehatan, Menteri Kesehatan, Rektor IPB dan Kepala Badan POM. Pekan lalu baru rapat. Kan itu ada kode-kodenya disesuaikan dulu dari tiga lab, dan ini hasilnya. Dianalisis. Ya Insya Allah mungkin awal Juli diumumkan, ujarnya di Jakarta, Sabtu (25/6).
Sejak Maret lalu Kementerian Kesehatan mengatakan bakal meneliti ulang 82 merk susu formula yang diduga tercemar bakteri Sakazakii. Ketiga institusi yang melakukan penelitian ulang adalah Litbang Kementerian Kesehatan, Badan POM dan Institut Pertanian Bogor.
Penelitian ulang ditempuh setelah ketiga institusi tersebut menolak mengumumkan merk susu berbakteri Sakazakii, hasil penelitian IPB tahun 2006 lalu. O brn