Beritabatavia.com -
Percobaan bunuh diri dilakukan seorang wanita muda saat berada di mal Botani Square Jalan Pajajaran Bogor Tengah Kota Bogor Minggu (21/8) malam. Korban yang belum diketahui identitasnya nekat bunuh diri dengan melompat dari lantai dua pusat perbelanjaan Botani Squere, sekitar pukul 20.00.
Tubuh wanita yang diperkirakan berusia antara 18-20 tahun ini, membentur lantai dasar dekat pintu masuk Toko Buku Gramedia dengan posisi terlentang.
Benturan yang cukup keras itu membuat bagian kepala korban terluka parah dan darah segar keluar dari telinga.
Petugas keamanan mal lalu membawanya ke RS PMI Bogor. Tim medis IGD RS PMI berusaha menyelamatkan korban dengan memasang bantuan alat pernafasan, namun sekitar pukul 23.00 wanita itu meninggal dunia.
Kapolres Bogor Kota, AKBP Hilman menuturkan, pihaknya sedang menyelidiki kejadian tersebut, termasuk mencari identitas korban. Namun sejauh ini petugas belum memperoleh identitas wanita tersebut.
Korban sempat mendapat perawatan selama tiga jam di IGD RS PMI. Karena luka serius, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Kita sekarang tidak ada data apa motif korban berbuat nekat, kata AKBP Hilman Senin (22/8) siang.
Ditambahkan Hilman, pihaknya tetap melakukan penyelidikan kasus dugaan bunuh diri yang pusat perbelanjaan itu. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pengelola mall.
Berdasarkan rekaman CCTV di mal yang disita polisi, diketahui, jika sebelum melompat wanita itu terlihat seperti menangis dan merenung beberapa menit sebelum terjun bebas.
Kita belum bisa simpulkan, apakah korban depresi atau mengalami gangguan mental, paparnya.
Terkait kejadian itu, Kapolres menghimbau seluruh pengelola mall dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor agar lebih meningkatkan pengamanan terutama di lokasi-lokasi yang berbahaya apalagi saat ini jumlah masyarakat yang berkunjung ke lokasi tersebut mengalami peningkatan karena menjelang Idul Fitri.
Pengamanan internal harus ditingkatkan di seluruh pusat perbelanjaan di Kota Bogor, agar kejadian seperti ini bisa diantisipasi dan tidak terulang lagi, paparnya.
Sementara Lindra Hismanto, owner Botani Squere saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut menuturkan, pihaknya sudah mengumpulkan seluruh manajamen untuk membahas kejadian tersebut.
Lindra menjelaskan, pihaknya sudah memerintahkan petugas keamanan untuk lebih meningkatkan pengamanan di sekitar areal mall Botani Squere.
Petugas keamanan sudah bekerja maksimal, tapi petugas keamanan kan tidak mungkin menjaga satu persatu pengunjung. Tapi, yang jelas, kejadian kemarin menjadi perhatian kita untuk lebih waspada, katanya.
Ditambahkan, korban sebelumnya yakni pada Sabtu (20/8) malam datang ke mal Botani. Saat berada dilantai 2, korban menangis.
Korban sebelumnya yakni pada malam minggu, terlihat karyawan menangis. Nah begitu minggu datang lagi dan menangis sebelum loncat, ujar Lindra seperti dilansir poskota.co.id
Sementara itu sampai Senin petang, belum ada masyarakat yang merasa kehilangan sanak saudaranya. Jenazah wanita malang itu, sampai kini, masih tersimpan di ruang forensic RS PMI Bogor.
Berdasarkan fisik, korban diperkirakan berusia antara 18-21 tahun, rambut sebahu, kulit putih, tinggi badan sekitar 150 cm serta mengenakan pakaian sweater hitam dan celana bahan.
o end