Sabtu, 15 Oktober 2011 13:19:13

Kinerja FIF Bandung I Kian Menggembirakan

Kinerja FIF Bandung I Kian Menggembirakan

Beritabatavia.com - Berita tentang Kinerja FIF Bandung I Kian Menggembirakan

Kinerja PT Federal International Finance (FIF) kantor cabang Bandung I, semakin menggembirakan. Dari empat cabang FIF Wilayah Bandung, hanya area ...

 Kinerja FIF Bandung I Kian Menggembirakan Ist.
Beritabatavia.com - Kinerja PT Federal International Finance (FIF) kantor cabang Bandung I, semakin
menggembirakan. Dari empat cabang FIF Wilayah Bandung, hanya area FIF Bandung I yang mengalami grafik pertumbuhan yang meningkat.r

Dari empat cabang FIF di Bandung dengan total pembiayan kredit motor mencapai 29.279 unit, ternyata cabang FIF Bandung I mampu menjual 10.456 unit atau 40 persen market share pembelian kendaraan bermotor roda dua, ungkap Kepala Cabang FIF Bandung Endang Susilowati didampingi corporate communication PT FIF Reza Pahlevi di Bandung, Sabtu.

Dalam sebulan, sambung Endang, rata-rata FIF Bandung I bisa menjual 1.250 unit sepeda motor baru dan 300 unit sepeda motor bekas Honda. Dari jumlah itu, sekitar 60 persen produk yang laku adalah sepeda motor matik.

Sebenarnya, demand pembiayaan kredit motor bisa mencapai 1.500 unit per bulan, namun tidak bisa terpenuhi karena aspek distrubsi yang belum bisa terpenuhi, ungkapnya.

Menurutnya, prospek pengembangan bisnis di wilayah cabang Bandung I masih terbuka luas. Apalagi saat ini masih banyak peminat motor-motor matic keluaran terbaru yang rela inden untuk mendapatkan unitnya.

Kalau soal pembiayaannya, semuanya tidak masalah. Kami hanya menunggu pasokan unit sepeda motor dari Jakarta yang masih terbatas. Terus terang, area kami saat ini terdapat inden motor matic mencapai 600 konsumen. Ini menunjukkan kepercayaan konsumen kepada FIF masih tinggi, jelasnya.

Menyangkut kredit macet, untuk FIF Bandung I masih sangat rendah. Sepanjang Januari hingga September 2011 nilainya hanya 0,2 persen dari total omset perolehan FIF Bandung yang sebesar Rp 250 miliar.

Meski kecil namun untuk cukup pelik dalam mengatasi pengemplangan kredit yang dilakukan pengkredit secara kelompok atau ormas tertentu, jelasnya.

Karena itu, tambah Endang, upaya yang dilakukan menangani kredit macet, dengan melakukan pendekatan persuasif menggunakan tenaga internal FIF maupun professional colector (PC) yang bekerja sesuai standar di lingkungan FIF.

Kita upayakan persuasif dulu lewat tenaga internal. Kalau memang tidak bisa, kita juga
memanfaatkan PC yang bekerja dengan standar FIF. Tenaga itu dibekali surat kuasa dan tanda pengenal dari kita, tuturnya.

Reza Pahlevi menambahkan, manejemen FIF terus mengembangkan cabang-cabang di daerah sehingga cabang bisa mandiri dan mendapatkan penilaian positif dari head office (HO).

Kemampuan kepala cabang dan tim marketing serta karyawan lainnya, sangat membantu dalam proses pencaian target ini.

Dalam penilaian ini, ada tiga warna yang dijadikan simbol, yaitu green, yellow dan red. Semua simbol warna ini ada pada beberapa kantor cabang. Namun biasanya yang simbolnya red, akan berusaha untuk mendapatkan nilai hingga tercapai posisi warna penilaian yellow, katanya. o endi




Berita Lainnya
Selasa, 21 Juli 2026
Sabtu, 18 Juli 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Selasa, 30 Juni 2026
Jumat, 26 Juni 2026
Senin, 22 Juni 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Kamis, 11 Juni 2026
Selasa, 19 Mei 2026