Kamis, 21 Juni 2012 15:52:10

Pemilukada DKI Berpotensi Chaos

Pemilukada DKI Berpotensi Chaos

Beritabatavia.com - Berita tentang Pemilukada DKI Berpotensi Chaos

Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, tidak menampik jika Pemilukada DKI pada 11 Juli nanti berpotensi chaos (rusuh). Dia menjelaskan ada beberapa ...

Pemilukada DKI Berpotensi Chaos Ist.
Beritabatavia.com - Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, tidak menampik jika Pemilukada DKI pada 11 Juli nanti berpotensi chaos (rusuh). Dia menjelaskan ada beberapa prosedur apabila huru hara terjadi. Jika huru haranya tidak mengancam, maka kotak suara harus tetap berada di tempat pemungutan suara (TPS) . Namun bila tidak memungkinkan, maka kotak suara harus dibawa dengan beberapa prosedur dengan didampingi saksi-saksi.

Artinya kita tetap memungkinkan surat suara dan kotak suara berada ditempat yang aman, salah satunya di kantor polsek atau polres, ucap Ramdansyah di Jakarta, Kamis (21/6).

Polda Metro Jaya dan Panwaslu DKI sudah mengantisipasi jika chaos atau situasi kacau balau terjadi.
Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, maka kotak suara akan dibawa ke kantor polisi terdekat, apakah polsek atau polres, ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Agung Budi Maryoto.

Jika berkaitan dengan kriminal, maka delik atau proses hukumnya sama dengan tindak kriminal. Apabila berkaitan dengan UU pilkada maka akan ditindak sesuai dengan UU Pilkada, imbuhnya.

Untuk pengamanan pilkada DKI, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan pengamanan dalam rangka Operasi Mantap Praja 2012. Kekuatan total sebanyak 40.356 personel yang merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri dan Pemda DKI. Perinciannya yakni 3.303 personel Polda Metro Jaya, 5.888 personel jajaran Polres, 700 personel BKO TNI, 10 personel BKO Mabes Polri dan 30.444 personel BKO Pemda DKI.

Pengamanan sudah dilakukan sejak tahapan penetapan calon hingga tahapan-tahapan berikutnya. Aparat gabungan juga nantinya akan mengamankan 15.026 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 7 kota yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu.

Adapun perincian TPS di 7 lokasi yakni 1.904 TPS di Jakarta Pusat, 2.602 TPS di Jakarta Utara, 3.329 TPS di Jakarta Barat, 3.168 TPD di Jakarta Selatan, 4.153 TPS di Jakarta Timur, 22 TPS di Pelabuhan Tanjung Priok dan 44 TPS di Kepulauan Seribu. O brn
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 13 Februari 2017
Sabtu, 11 Februari 2017
Jumat, 10 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Rabu, 08 Februari 2017
Selasa, 07 Februari 2017
Minggu, 05 Februari 2017
Kamis, 26 Januari 2017
Senin, 23 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
Rabu, 18 Januari 2017