Selasa, 03 Mei 2016 15:34:39

Kepala Ditampar, Satria Tinju Polisi Berbaju Bebas

Kepala Ditampar, Satria Tinju Polisi Berbaju Bebas

Beritabatavia.com - Berita tentang Kepala Ditampar, Satria Tinju Polisi Berbaju Bebas

Satria Adhi Guna alias Tri (40), punya alasan khusus menonjok wajah seorang anggota polisi, Bripka K, di Palembang, Sumatera Selatan. Dia kesal ...

  Kepala Ditampar, Satria Tinju Polisi Berbaju Bebas Ist.
Beritabatavia.com -
Satria Adhi Guna alias Tri (40), punya alasan khusus menonjok wajah seorang anggota polisi, Bripka K, di Palembang, Sumatera Selatan. Dia kesal dipaksa turun dari mobil dan kepalanya ditempeleng oleh Bripka K, yang saat itu menggunakan pakaian bebas. Satria juga membantah tudingan kebut-kebutan di jalan saat macet. Dia juga mengaku tidak tahu kalau Bripka K adalah seorang polisi, lantaran saat itu mengenakan pakaian bebas.

Kepada wartawan, Satria mengaku insiden itu terjadi saat dia hendak pulang ke tokonya, usai mengantar pesanan alat-alat pertanian ke konsumen, Senin (2/5), pukul 16.00 WIB. saat melintas di Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, mobil dikendarainya terjebak macet.

Satria pun mencoba menerobos di ruang kosong. Di saat bersamaan, Bripka K yang sedang mengendarai sepeda motor bermaksud menghindari kemacetan di jalan sama. Kendaraan keduanya nyaris bersenggolan.

Tiba-tiba, kata Satria, Bripka K turun dari sepeda motor dan menghampirinya. Bripka K berkali-kali memaksanya turun dari mobil. Satria akhirnya menepikan mobilnya, begitu juga dengan Bripka K.

Di pinggir jalan, Satria dan Bripka K terlibat adu mulut. Bripka K yang tidak berseragam meminta Satria mengakui kesalahannya, sambil menepis kepala. Tepisan tangan itu membikin Satria emosi. Lelaki memakai cincin batu akik itu lantas meninju wajah Bripka K, hingga pelipisnya sobek. Lalu, keduanya bergumulan di pinggir jalan sebelum dilerai warga.

Waktu itu saya mau nerobos macet. Di samping tahunya ada dia (korban) pakai motor. Saya dipaksa turun. Dia nepis kepala saya, makanya saya emosi dan nonjok wajahnya, kata Satria di Mapolda Sumsel, Selasa (3/5).

Satria yang tinggal di Jalan Rajawali, Komplek A-III, Kelurahan Talang Kelapa, Sukarami, Palembang, mengaku tidak mengetahui Bripka K seorang polisi bertugas di Ditreskrimum Polda Sumsel. Dia lalu digiring ke kantor polisi setelah kejadian. Saya tahunya pas sudah sampai di sini (Polda Sumsel). Kalau tahu juga tidak berani saya begitu. Saya tidak ngebut karena waktu itu macet, tutup Satria. o mdk

Berita Lainnya
Minggu, 11 Oktober 2026
Selasa, 06 Oktober 2026
Kamis, 01 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026
Senin, 28 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Rabu, 23 September 2026
Senin, 21 September 2026
Kamis, 17 September 2026
Selasa, 15 September 2026