Rabu, 18 Mei 2016 15:13:58

ITW Desak Kapolri Hentikan Operasi Patuh, Zebra & Simpatik

ITW Desak Kapolri Hentikan Operasi Patuh, Zebra & Simpatik

Beritabatavia.com - Berita tentang ITW Desak Kapolri Hentikan Operasi Patuh, Zebra & Simpatik

Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Kapolri menghentikan  Operasi Patuh, Zebra dan Simpatik yang setiap tahun digelar oleh Korps Lalu Lintas ...

ITW Desak Kapolri Hentikan Operasi Patuh, Zebra & Simpatik Ist.
Beritabatavia.com - Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Kapolri menghentikan  Operasi Patuh, Zebra dan Simpatik yang setiap tahun digelar oleh Korps Lalu Lintas Polri. Selain tidak efektif untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan,Ketertiban, Kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas, juga menghambur-hamburkan anggaran,bahkan diduga ada praktik korupsi.

Operasi Patuh, Zebra dan Simpatik  sebaiknya dihentikan, karena tidak efektif untuk mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas,kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, Rabu (18/5).

Menurutnya, sebuah operasi digelar apabila ada indikasi akan terjadi peristiwa yang luar biasa atau akan adanya aktivitas masyarakat yang jauh lebih besar dari biasanya. Seperti saat Hari Raya Idul Fitri, Natal dan tahun baru. Untuk mengantisipasi arus mudik yang membludak, Polri melalui Korps Lalu Lintas Polri menggelar Operasi Ketupat dan Operasi Lilin.

Sementara, Edison melanjutkan, operasi Zebra,Simpatik dan  operasi Patuh seperti yang saat ini digelar, tidak mempunyai tujuan tertentu yang dijadikan target dalam operasi yang digelar.

Kalau hanya menindak pelanggar lalu lintas, itu kan tugas rutin Polantas, tidak perlu harus menggelar operasi, ujar Edison.

ITW melihat, penindakan apalagi jumlah yang ditilang besar saat menggelar  operasi ,dijadikan Polri sebagai prestasi. Padahal, Polri akan sukses jika tidak melakukan penindakan, karena masyarakat sudah memiliki kesadaran tertib berlalu lintas.

Prestasi bukan dinilai dari banyaknya pelanggar yang ditindak. Tetapi,jika masyarakat tidak lagi melakukan pelanggaran karena sudah tertib berlalu lintas, itu baru prestasi, ungkap Edison.

Dia menambahkan, operasi-operasi yang digelar minus operasi Ketupat dan Lilin, hanya sarana untuk  menggunakan anggaran yang sudah diajukan sebelumnya. Apalagi, selain tidak efektif untuk mewujudkan Kamseltibcar, operasi ini juga disinyalir ada indikasi korupsi.

ITW curiga, pengadaan papan yang digunakan untuk pemberitahuan operasi,tidak seluruhnya terbuat dari bahan yang baru. Unit-unit satuan yang menggelar operasi hanya merubah  tulisan tahun operasi, seperti operasi patuh 2014 lalu diganti menjadi 2015 dan seterusnya. Padahal, biaya pengadaan papan tersebut sudah dimasukkan dalam anggaran.

Sebaiknya, kata Edison, anggaran untuk membiayai operasi Patuh, Zebra dan Simpatik akan lebih efektif jika digunakan untuk mendukung program yang bisa mencerdaskan masyarakat tentang lalu lintas. Seperti menggelar kampanye tertib lalu lintas secara konsisten dan fokus ke kelompok-kelompok atau komunitas masyarakat. Tetapi sosialisasi yang dilaksanakan harus melibatkan peran serta masyarakat sehingga timbul rasa memiliki dan kesadaran bersama untuk tertib berlalu lintas.O Iki



Berita Lainnya
Minggu, 11 Oktober 2026
Minggu, 11 Oktober 2026
Selasa, 06 Oktober 2026
Kamis, 01 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026
Senin, 28 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Rabu, 23 September 2026
Senin, 21 September 2026
Kamis, 17 September 2026