Rabu, 13 Juli 2016 11:31:53

Polda Metro Jaya Tak Mampu Nangkap Napi Kabur, Akhirnya Disayembarakan

Polda Metro Jaya Tak Mampu Nangkap Napi Kabur, Akhirnya Disayembarakan

Beritabatavia.com - Berita tentang Polda Metro Jaya Tak Mampu Nangkap Napi Kabur, Akhirnya Disayembarakan

Rizal alias Anwar bin Kiman (26), narapidana yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Salemba pada Kamis (7/06/2016) memang hebat. Pertama lolos dari ...

 Polda Metro Jaya Tak Mampu Nangkap Napi Kabur, Akhirnya Disayembarakan Ist.
Beritabatavia.com - Rizal alias Anwar bin Kiman (26), narapidana yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Salemba pada Kamis (7/06/2016) memang hebat. Pertama lolos dari ketatnya penjagaan Rutan Salemba Jakarta. Kedua, hingga kini belum ketangkap polisi Polda Metro Jaya yang memburunya.

Polisi yang bekerja memburu terpidana kasus pembunuhan dan perkosaan hingga kini belum mampu menangkapnya. Lucunya malah mengeluarkan sayembara berhadiah bagi siapa saja yang memberikan informasi terkait keberadaannya.

Subdit Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mulai menyebar selebaran sayembara itu lewat media elektronik, online, maupun media sosial mulai Selasa sore, 12 Juni 2016. Kalau hadiahnya rahasia, tetapi menarik, kata Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Selasa.

MemangĀ  polisi sudah melakukan pelacakan terhadap Anwar sejak awal kabur dari rutan Salemba. Posisinya terakhir terbaca mengarah ke Kabupaten Garut, Jawa Barat. Namun hasilnya nol. Malah sang istri Anwar yang ditangkap.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Endang Sudirman, mengatakan, Anwar memang punya sanak saudara di sekitar Garut dan Bandung. Bahkan dia pernah lama tinggal di Bandung, makanya tak heran dia kabur ke sana, kata Endang.

Namun, saat ini posisi Anwar sudah tak terlacak lagi lewat perangkat informasi.
Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Anwar, bisa menghubungi call center Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya 0822 1100 9100.

Sebelumnya, Anwar kabur dari rutan Salemba pada hari kedua Lebaran atau Kamis, 7 Juli 2016. Dia mengelabui petugas dengan memakai gamis dan kerudung yang dibawakan oleh istrinya, Ade Irma, saat menjenguknya.

Anwar adalah narapidana kasus perkosaan dan pembunuhan anak di bawah umur di Jasinga, Bogor. Dia divonis penjara seumur hidup oleh hakim pada bulan Juni 2016 lalu.

Mengenai fenomena tahanan kabur dari rutan, Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, mengatakan bahwa keinginan kabur bagi seorang tahanan, satu sampai dua tahun pertama begitu besar, karena itu merupakan waktu yang berat. Dia harus beradaptasi dengan lingkungan yang tak disukainya.

Karena itu, perlu pengawasan lebih terhadap narapidana usia penahanan 1-2 tahun. Tapi apabila sudah melewati masa itu, dia akan mulai nyaman dan betah, kata Adrianus.

Namun gejolak akan muncul lagi menjelang bebas. Narapidana justru jadi malas untuk keluar dari rutan, sebab mereka sudah terlalu nyaman. o day




Berita Lainnya
Minggu, 11 Oktober 2026
Minggu, 11 Oktober 2026
Selasa, 06 Oktober 2026
Kamis, 01 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026
Senin, 28 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Rabu, 23 September 2026
Senin, 21 September 2026
Kamis, 17 September 2026