Kamis, 18 Agustus 2016 14:13:50

Bang Teguh Masih Berpeluang Ikut Pilkada DKI

Bang Teguh Masih Berpeluang Ikut Pilkada DKI

Beritabatavia.com - Berita tentang Bang Teguh Masih Berpeluang Ikut Pilkada DKI

Situasi saling kunci di antara partai politik sebulan menjelang batas akhir pengajuan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta ...

Bang Teguh Masih Berpeluang Ikut Pilkada DKI Ist.
Beritabatavia.com - Situasi saling kunci di antara partai politik sebulan menjelang batas akhir pengajuan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta dapat dipahami.

Bagaimana pun juga bagi partai politik, Pilkada Jakarta tahun depan menjadi semacam pemanasanĀ  menuju Pemilu dan Pilpres 2019. Ketergesa-gesaan dan kekeliruan berkoalisi menentukan pasangan dalam Pilkada Jakarta bisa berakibat fatal dan membuahkan kekecewaan di tahun 2019.

Demikian dikatakan Kordinator Pokja 24 Jam, Ari Rahman, di sela-sela perayaan HUT Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (17/8/2016) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Pokja 24 Jam adalah kelompok yang mendorongĀ  wartawan senior Teguh Santosa yang biasa disapa Bang Teguh, ikut dalam Pilkada DKI Jakarta melalui jalur partai politik. Teguh yang juga dosen itu mengikuti konvensi di PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Memang waktu yang tersedia sudah kurang dari satu bulan menuju deadline pencalonan pasangan via parpol. Tetapi dalam politik, waktu yang kurang dari satu bulan itu masih sangat panjang. Banyak hal yang bisa terjadi, katanya.

Menurut Ari Rahman, pihaknya tetap menjalin komunikasi dengan parpol untuk meloloskan Teguh menjadi salah satu kandidat, baik sebagai cagub waupun cawagub.

Calon non parpol seperti Teguh, sebut Ari, dapat berperan sebagai titik temu kepentingan parpol dalam Pilkada DKI Jakarta.

Kami tetap berkomunikasi dengan parpol. Ada parpol yang meminta kesediaan Teguh dipasangkan dengan salah satu tokoh parpol. Tetapi kami belum memberikan jawaban positif, karena masih harus menunggu perkembangan dalam dua minggu ini, kata Ari Rahman lagi.

Selain Teguh, sambungnya, tokoh non parpol lain yang juga memiliki peluang besar adalah mantan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli.

Dari kajian yang kami lakukan, popularitas dan elektabilitas Pak Rizal menyaingi Ahok. Kelompok yang menginginkan Pak Rizal tampil di Jakarta juga semakin banyak, sambungnya.

Saat ditanya mengenai peluang mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Ari mengatakan, dirinya yakin elektabilitas Ahok semakin menurun menjelang hari pencoblosan Februari 2017.

Dalam dua bulan terakhir ini publik mulai bisa menilai karakter asli Ahok. Sekarang publik baru sadar Ahok hanya tegas saat menghadapi rakyat kecil. Tetapi, Ahok tunduk pada kepentingan pengembang. Kasus reklamasi Jakarta membuktikan sikap tegas Ahok untuk menindas rakyat, ujarnya.

Demikian juga dengan karakter berani yang selama ini disematkan kepada Ahok. Sudah terbukti bahwa Ahok tidak berani memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

Keberanian Ahok untuk memperjuangkan kepentingan kelompok yang punya uang. Ini kasat mata dan tidak terbantahkan. Semakin hari semakin banyak yang tahu soal ini, demikian Ari Rahman. O son


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 13 Februari 2017
Sabtu, 11 Februari 2017
Jumat, 10 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Rabu, 08 Februari 2017
Selasa, 07 Februari 2017
Minggu, 05 Februari 2017
Kamis, 26 Januari 2017
Senin, 23 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
Rabu, 18 Januari 2017