Jumat, 14 Oktober 2016 20:56:52

Segudang Prestasi Bintara Polri Bergelar Doktor

Segudang Prestasi Bintara Polri Bergelar Doktor

Beritabatavia.com - Berita tentang Segudang Prestasi Bintara Polri Bergelar Doktor

“ what ever you do to do please do dont wait until tommorow “  Jumlah anggota Polri berpangkat Bintara yang sukses ...

Segudang Prestasi Bintara Polri Bergelar Doktor Ist.
Beritabatavia.com - what ever you do to do please do dont wait until tommorow  

Jumlah anggota Polri berpangkat Bintara yang sukses melaksanakan tugas dan tanggungjawab sekaligus menyelesaikan pendidikan strata tiga dan meraih gelar Doktor,dapat dihitung dengan jari.

Satu diantaranya adalah Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) DR Horas Marcus Alfred Sipahutar,SH,MH anggota Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum)Polda Metro Jaya.

Sejak bertugas di opsnal Subdit Ranmor Polda Metro Jaya pada 1996,  Horas Marcus mengukir sederet prestasi.Bahkan lulusan SPN Lido ini ikut terlibat dalam tim yang dipimpin saat ini menjadi Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengungkap sejumlah kasus besar seperti penculikan cucu Nyo Ben Seng dan penculikan Sjamsul Nursalim.

Horas Marcus mengakui, kondisinya saat ini tidak terlepas dari bimbingan sejumlah pimpinan Polri dari mulai Paimin AB,Edi Darnadi,Carlo B Tewu hingga Bambang Hendarso Danuri serta Khrisna Murti dan sederet nama beken petinggi Polri sampai saat ini Kombes Dr Rudi Heryanto Adi Nugroho.Prestasi yang diraihnya dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang diberikan Polri.

Begitu juga saat dipercaya sebagai penyidik pembantu dalam pemberkasan.Lagi, Horas diganjar penghargaan dari Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan atas prestasinya meraih rangking 2 penyelesaian perkara terbanyak.

Sukses dan prestasi yang diraihnya tak semulus perjalanan hidupnya. Horas Marcus Alfred Sipahutar terlahir dari keluarga sederhana pada 17 Mei 1971 di sebuah kota kecil, Duri,Riau yang pernah tercatat sebagai ladang minyak terbesar di dunia.

Ayahnya (almarhum) hanya bekerja sebagai operator cren pada perusahaan kontraktor PT.Caltex Pacific Indonesia, memaksanya harus memilih pendidikan kejuruan,agar bisa cepat bekerja.
 
Jalan berliku dan kerikil tajam terus dilaluinya dengan penuh semangat untuk mewujudkan keinginannya menjadi anggota Polri. Lewat perjuangan dan kerja keras yang tidak  kenal lelah,disertai Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Horas Marcus Alfred Sipahutar akhirnya berhasil menjadi anggota Polri dengan gelar Doktor di depan namanya.

Semua itu berawal setelah Horas Marcus Alfred Sipahutar menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya Duri,Riau. Kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Teknik Menengah Negeri (STMN)80,Pekanbaru, jurusan teknik pengerjaan logam.
Kecintaannya terhadap Polri yang tidak pernah luntur, membuat  keinginannya menjadi insan Bhayangkara tak pernah pupus. Bahkan saat masih duduk di bangku kelas 3 STM,Horas sudah mendaftar untuk mengikuti test Sekolah Calon Bintara (Secaba)Polri.

Sayangnya,Horas gagal mengikuti pendidikan Secaba Polri di SPN Pekanbaru, setelah dinyatakan tidak lulus dalam ujian Pantohir. Kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda,tidak ada kata menyerah, kata Horas Marcus Alfred Sipahutar, diruang kerjanya Subdit Ranmor Ditkrimum Polda Metro Jaya.

Beruntung, pihak sekolah mengirim Horas yang sudah meraih  ijajah STM jurusan teknik pengerjaan logam untuk bekerja di  Batam Plant, Kepulauan Riau.  Kemudian dari pengalaman kerja tersebut dengan tekad yang kuat dan gigih untuk meraih kembali cita cita yang tertunda menjadi anggota Polri. Dia hijrah ke Jakarta mengadu nasib seperti layaknya seorang pejuang tangguh.

Bermodal nekat dan optimis serta  penuh semangat, Horas Marcus Alfred Sipahutar mendaftar untuk mengikuti pendidikan Secaba Polri di Polda Metro Jaya pada 1992. Beruntung, dia diterima dan lulus Seba Polsuk Angkatan XII SPN Lido 1993.

Meski telah resmi mengenakan seragam coklat lengkap dengan atribut tanda anggota Polri.Horas tidak berhenti dan diam, tetapi terus berupaya untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul.

Saya termotivasi untuk membuat Polri memiliki sumber daya manusia yang unggul.Karena kedepan semakin banyak tantangan maupun halangan.Untuk itu saya harus belajar, kata Horas.

what ever you do to do please do don’t wait until tommorow   Apa yang bisa lakukanlah, jangan menunggu sampai besok. Kalimat itulah yang memicu suami Meldi Agnes Monita br Sitanggang ini mendaftar ke Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular,Jakarta pada 1997 dan lulus sarjana hukum pada 2001. Kemudian melanjutkan pendidikan program S2 pada 2009 di universitas yang sama lulus pada 2011. Selanjutnya Horas  meraih gelar Doktor pada 2015 dari Universitas Trisakti Jakarta,setelah mempertahankan disertasinya bertajuk Efektifitas Pasal Pidana Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Dalam UU 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fiducia.              

Pasca suksesnya meraih gelar doktor,Ayah tiga anak ini terus menjalani profesi sebagai anggota Polri dengan jabatan Plh Panit Sidik I Subdit 6 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Saya tetap anggota Polri,hingga tiba waktunya untuk tidak lagi atau pensiun dari Polri, tegas Horas.

Tetapi, di sela-sela kesibukannya sebagai penyidik Polri. Horas juga menjadi dosen tidak tetap di sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Horas menjadi dosen pada program S1 untuk mata kuliah Kriminologi,Hukum Pembuktian Pidana dan Tindak Pidana Korupsi.Sedangkan program S2 dia memberikan mata kuliah Pembaharuan Hukum Pidana dan Kebijakan Hukum Pidana.

Aiptu DR Horas Marcus Alfred Sipahutar ,SH,MH selain mengikuti sejumlah kursus kejuruan dan seminar, juga aktif sebagai nara sumber di berbagai seminar hukum.Serta aktif diberbagai organisasi sosial maupun keagamaan. O Edison Siahaan




Berita Lainnya
Minggu, 11 Oktober 2026
Minggu, 11 Oktober 2026
Selasa, 06 Oktober 2026
Kamis, 01 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026
Senin, 28 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Sabtu, 26 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Rabu, 23 September 2026
Senin, 21 September 2026
Kamis, 17 September 2026