Beritabatavia.com -
PENGUNJUNG dan keluarga pasien di RS Polri, Kramatjati, mengeluhkan biaya parkir di rumah sakit yang mahal seperti ‘mencekik’ terutama dirasakan keluarga pasien. Tak adanya tarif parkir maksimal, membuat pengunjung harus merogoh kocek tambah dalam.
Rizki Yahya, 33, keluarga pasien, mengeluh karena setiap harinya harus merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, untuk memarkirkan sepeda motor miliknya, setiap hari ia harus mengeluarkan uang minimal Rp20 ribu. Bayar parkir di RS Polri, Kramatjati, bisa bikin saya miskin. Satu hari saya mengeluarkan uang sebanyak Rp15 ribu-Rp20 ribu hanya untuk parkir, katanya, Selasa (3/1/2017).
Rizki tiap hari harus menjaga ibunya yang dirawat. Dia berharap pengelola RS Polri meninjau lagi tarif parkir tersebut karena sangat memberatkan. Dirawatnya gratis, biaya parkirnya gak kira-kira, jatuhnya jasi sama aja, ujar warga Matraman ini.
Ramadhan, 29, warga Depok mengemukakan hal sama. Tak adanya tarif maksimal membuatnya tidak tenang di rumah sakit karena tiap jam biayanya bertambah. Disini nggak ada tarif maksimal. Harusnya kan disetiap rumah sakit diberlakukan tarif tersebut, ujarnya.
Wawan petugas parkir mengatakan, keluarga pasien menginap sebaiknya melaporkan hal tersebut. Dengan lapor nanti pengelola parkir akan memberikan keringanan. Nanti kan diberikan surat keretangan kalau kendaraannya menginap, ujarnya. o pko