Senin, 11 Maret 2019

Polantas: Masuk Jalur Busway, 1.517 Pemotor Ditilang

Polantas: Masuk Jalur Busway, 1.517 Pemotor Ditilang

Beritabatavia.com - Berita tentang Polantas: Masuk Jalur Busway, 1.517 Pemotor Ditilang

Pengendara sepeda motor tampaknya tak juga jera melanggarperaturan lalu lintas. Hal itu terlihat selama satu bulan belakangan ini, unit lalulintas ...

Ist.
Beritabatavia.com - Pengendara sepeda motor tampaknya tak juga jera melanggarperaturan lalu lintas. Hal itu terlihat selama satu bulan belakangan ini, unit lalulintas Polres Jakarta Timur menindak 1.517 pemotor yang melanggar masuk jalur khusus bus Transjakarta.

Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin mengatakan, jumlah yang didapat itu merupakan penindakan selama bulan Februari kemarin. Dan diakuinya, penertiban gencar dilakukan, namun pelanggaran masih saja terjadi.

Dikatakan Sutimin, pelanggaran paling banyak terjadi di Jalan Otista Raya dan DI Panjaitan, Jatinegara. Dimana hanya untuk mengindari macet, pengendara roda dua ini nekat menerobos jalur bus Transjakarta. “Padahal itu membahayakan mereka sendiri dan pengendara lain atas pelanggaran yang mereka lakukan,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (11/03/2019)

Sutimin menambahkan, dengan masih banyaknya pengendara yang melanggar, pihaknya akan rutin menggelar razia di lajur bus Transjakarta. Pasalnya, aksi menerobos jalur itu sangat membahayakan untuk semua pengendara. “Kita akan menindak secara rutin di busway yang berpotensi terjadinya kecelakaan dengan data yang sudah di petakan setiap minggu dan bulan,” terangnya.

Dari data yang dimiliki pihaknya, kata Kasat, jalur bus Transjakarta dinilai sangat tinggi menyumbangkan angka kecelakaan. Pasalnya, dengan kosongnya lajur, membuat pengendara memacu kendaraannya. “Dengan semakin kosongnya lajur, potensi kecelakaan cukup tinggi, karena itu harus segera dicegah agar pengendara tak masuk jalur busway,” ungkapnya.

Selama ini, sambung AKBP Sutimin, Polda Metro Jaya sendiri memang sudah melakukan kerja sama dengan menyiagakan petugas disetiap jalur bus Transjakarta. Namun, begitu petugas lengah, pengendara masih nekat menerobos lajur. “Setiap pengendara yang kami tindak alasannya terburu-buru karena di lajur biasa macet,” terangnya.

Dengan penindakan yang rutin dilakukan terus menerus, lanjut Sutimin, pihaknya berharap pengendara semakin sadar. Sehingga kedepannya tak ada lagi motor yang menerobos di jalur busway. “Dengan tertibnya berlalulintas, pastinya angka kecelakaan akan semakin menurun karena tak ada lagi pengendara yang melakukan pelanggaran,” pungkasnya. 0 PKO

Berita Lainnya
Selasa, 30 April 2019
Jumat, 26 April 2019
Senin, 22 April 2019
Jumat, 19 April 2019
Kamis, 18 April 2019
Rabu, 17 April 2019
Selasa, 16 April 2019
Minggu, 14 April 2019
Kamis, 11 April 2019
Rabu, 10 April 2019
Selasa, 09 April 2019
Minggu, 07 April 2019