Jumat, 15 Maret 2019 10:13:44

Kapolri: Teroris Sibolga Seperti Srigala Cari Mangsa Sendiri

Kapolri: Teroris Sibolga Seperti Srigala Cari Mangsa Sendiri

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolri: Teroris Sibolga Seperti Srigala Cari Mangsa Sendiri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut Solimah, istri Abu Hamzah mempercayai melakukan bom bunuh diri menjadi jalan cepat menuju surga. Solimah ...

 Kapolri: Teroris Sibolga Seperti Srigala Cari Mangsa Sendiri Ist.
Beritabatavia.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut Solimah, istri Abu Hamzah mempercayai melakukan bom bunuh diri menjadi jalan cepat menuju surga. Solimah diketahui meledakkan diri saat upaya penangkapan oleh Densus 88 Antiteror Polri di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3) hingga Rabu (13/3).

Tito mengatakan, Abu Hamzah sendiri mengakui istrinya itu lebih radikal dari dirinya. Hal tersebut diketahui saat Densus 88 melakukan pemeriksaan terhadap Abu Hamzah usai penangkapan. Suami pelaku mengatakan bahwa istrinya lebih radikal daripada dirinya, bahkan dapat membuat bom, kata Tito dalam orasi di Konvensi Nasional Pendidikan Nasional (Konaspi) IX di Padang.

Menurut pengakuan dari suaminya, lanjut Kapolri, teroris kelompok Abu Hamzah ini mempelajari secara online pemahaman radikal. Karena itu, mereka seperti serigala yang berjalan sendirian mencari mangsa atau diistilahkan sebagai lone wolf. Mereka tidak memiliki jaringan yang luas namun memperkaya pengetahuan melalui situs radikal.

Seperti dilansir Antara, Jumat (15/03) Kapolri melanjutkan, pengungkapan kelompok Abu Hamzah ini berawal dari penangkapan terduga teroris di Lampung. Dia memberikan informasi bahwa ada temannya yang juga memiliki bom di Sibolga. Dari situ, Polri langsung mengirimkan tim Densus 88 untuk menangkap pelaku ke Sibolga. Sampai di lokasi petugas menangkap Abu Hamzah.

Dia mengatakan di dalam rumah ada anak dan istrinya. Namun Abu Hamzah justru melarang petugas masuk ke rumah karena istrinya memasang kawat di sekeliling rumahnya. Ada delapan bom yang ada di sana, tiga meledak dan mengenai petugas, kata dia.

Sebelumnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri yang terjadi Rabu (13/3) dini hari di Sibolga, bernama Solimah, jenis kelamin perempuan, berasal dari Kota Padangsidimpuan. Solimah merupakan istri dari Abu Hamzah.

Informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar menyebutkan bahwa kehidupan pasangan suami istri ini berubah setelah kepulangan mereka beberapa tahun lalu dari Pulau Jawa.

Bukan itu saja, beberapa tetangga terduga teroris ini tidak begitu kenal dengan wajah kedua pasutri ini. Kalau suaminya itu (Husain alias Abu Hamzah) warga Sibolga ini, marga Simatupang. Kerjanya memperbaiki lampu listrik. Kalau istrinya kami kurang tahu asalnya dari mana, kata warga sekitar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan bom bunuh diri istri Abu Hamzah menyebabkan tiga orang cedera. Dua orang anggota polisi dan satu warga sipil. Korban luka tambahan hanya satu anggota yang kepala kena serpihan bom. jadi totalnya ada tiga yang cedera, jelasnya.

Dedi mengatakan total korban dari rentetan ledakan yang terjadi di Sibolga menjadi tiga orang. Mereka terdiri dari dua aparat dan seorang warga sipil. Seorang aparat dan seorang warga sipil diketahui menjadi korban pada ledakan pertama pada Selasa (12/3/2019, saat polisi melakukan penggeledahan di rumah AH. Jadi masyarakat yang kena 1, anggota kepolisian 2, hari pertama pada saat penggerebekan dan malamnya pada saat terjadi ledakan yang besar, kata dia.

Ditambahkan, Kepolisian mengamankan lima bom kontainer di rumah terduga teroris Husain alias Abu Hamzah (AH) di Sibolga, Sumatera Utara. Seluruh bom tersebut sudah dijinakkan dengan cara diledakkan. Dari hasil olah TKP kemarin, tim berhasil mengamankan lima buah bom kontainer yang tadi pukul 08.00 sudah dilakukan disposal, terang Dedi

Ia mengatakan, hari ini tim di lapangan melakukan sterilisasi lokasi dari ancaman bom. Jika sudah steril, warga sekitar baru diperbolehkan kembali dan memperbaiki rumahnya yang terdampak ledakan sebelumnya.

Apabila hari ini sudah selesai sterilisasi TKP, kalau hari ini sudah dinyatakan clean and clear, maka masyarakat akan diimbau untuk kembali ke kediaman masing-masing sekaligus membenahi kerusakan-kerusakan yang ada di rumah, jelasnya. 0 ERZ


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 28 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 01 Juli 2020
Selasa, 30 Juni 2020
Rabu, 24 Juni 2020
Minggu, 21 Juni 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Rabu, 17 Juni 2020
Jumat, 12 Juni 2020