Kamis, 11 April 2019 16:04:11

Kapolda Lampung Bangga Narkoba Rp26 Miliar Gagal Edar

Kapolda Lampung Bangga Narkoba Rp26 Miliar Gagal Edar

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolda Lampung Bangga Narkoba Rp26 Miliar Gagal Edar

Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto bangga berhasil membongkar kasus narkoba dalam jumlah yang besar. Polda Lampung menyita 20 kg sabu dan 20 ribu ...

 Kapolda Lampung Bangga Narkoba Rp26 Miliar Gagal Edar Ist.
Beritabatavia.com - Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto bangga berhasil membongkar kasus narkoba dalam jumlah yang besar. Polda Lampung menyita 20 kg sabu dan 20 ribu ekstasi dari dalam bus tujuan Jakarta di Seaport Interdiction, Lampung Selatan. Dua pemiliknya digelandang ke kantor polisi. Terungkapnya penyelundupan narkoba ini, sehingga gagal edar sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Kapodla Lampung Irjen Purwadi Arianto mengatakan dua tersangka adalah Ris alias Boy (42)  dan Apri alias Bawer (36) yang ditangkap pad Rabu (10/4/2019) malam. Mereka mengemas sabu dalam plastik lalu memasukkannya ke dalam koper merah dan hitam. Koper-koper itu diletakkan di bagasi penumpang, ungkapnya, Kamis (11/4/2019).

Menurutnya koper itu berisi 20 kg sabu dan 20 ribu ekstasi yang bila ditotal harganya mencapai Rp26 miliar. Narkoba itu sudah siap edar. Kami menggagalkan peredaran itu, jadi ada 140 ribu orang yang bisa kami selamatkan. paparnya.

Risboy ditangkap saat hendak menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak. Namun, saat pemeriksaan, petugas menemukan kecurigaan di sebuah koper yang berada di dalam bagasi bus. Petugas lalu menggeledah koper dan menemukan barang haram itu.

Narkotika golongan I jenis sabu-sabu, ekstasi dan psikotropika jenis erimin - 5 tersebut dikemas dalam plastik dan dibawa dengan menggunakan 2 buah tas koper warna merah dan hitam disimpan di dalam bagasi bus penumpang Po. NPM sebelah kiri bawah dengan tujuan Jakarta, ujar Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto, siaran pers tersebut.

Setelah itu, petugas mencari tahu siapa pemilik koper dan akhirnya ditemukan Risboy. Setelah Risboy, polisi lalu bergerak ke Siak, Riau untuk menangkap Apriyanto. Di kasus ini masih ada 1 buron selaku pengendali atas nama Deka Dwisisto alias DK. Tersangka Risboy dijanjikan upah sebesar Rp 210 juta dan Apriyanto menerima upah sebesar Rp 50 juta, tutur Purwadi.

Atas keberhasilan pengungkapan narkoba dalam jumlah besar itu, Kapolda memberi apresiasi anak buahnya. Kami akan beri penghargaan, janjinya. 

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan, pengungkapan ini dapat menyelamatkan ratusan ribu nyawa warga dari bahaya narkoba. Dari hasil pengungkapan ini dapat menyelamatkan 140 ribu generasi muda. Hal ini untuk mendukung program P4GN (Pemberantasan Penindakan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba), ungkap Pandra di lokasi yang sama. 0 ERZ



Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Sabtu, 21 Maret 2020
Jumat, 20 Maret 2020
Kamis, 19 Maret 2020
Sabtu, 14 Maret 2020
Kamis, 12 Maret 2020
Minggu, 08 Maret 2020
Kamis, 05 Maret 2020
Jumat, 21 Februari 2020
Minggu, 16 Februari 2020
Selasa, 11 Februari 2020
Sabtu, 08 Februari 2020
Selasa, 04 Februari 2020