Senin, 06 Januari 2020 16:44:17

Dituding Hina Garuda Indonesia, Pilot Perintahkan Sekeluarga Ditahan

Dituding Hina Garuda Indonesia, Pilot Perintahkan Sekeluarga Ditahan

Beritabatavia.com - Berita tentang Dituding Hina Garuda Indonesia, Pilot Perintahkan Sekeluarga Ditahan

NASIB malang menimpa penumpang Garuda Indonesia. Penumpang itu bernama Jessica. Ibu tiga anak ini liburan bersama suami dan anaknya ke Bali, ...

   Dituding Hina Garuda Indonesia, Pilot Perintahkan Sekeluarga Ditahan Ist.
Beritabatavia.com -

NASIB malang menimpa penumpang Garuda Indonesia. Penumpang itu bernama Jessica. Ibu tiga anak ini liburan bersama suami dan anaknya ke Bali, dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia GA404 kelas bisnis, pada Sabtu (4/1/2020). Semula perjalanan lancar meski alami delay. Usai landing di Bandara Ngurai Ray Bali malah dituding menghina Maskapai Plat Merah.

Tudingan yang dilontarkan sang Pilot, malah meminta semua keluarga Jessica ditahan dan dilarang keluar dari Bandara. Jessica menanyakan alasan penahanan kepada sang pilot, malah dengan sikap arogan meninggalkan penumpang. Kasus itu diungkap Jessica di Twitter milkiknya dalam akun @jesswjk pada Minggu (5/1).

Kejadian bermula pada Sabtu (4/1), Jessica bersama keluarganya melakukan perjalanan ke Bali menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA404 kelas bisnis.  “Gue travel ke Bali dengan suami gue, 3 anak gue yang terakhir usia 5 bulan, dan 2 orang nannies,” cuitnya di Twitter, dikutip pada Senin (6/1).

Jessica menceritakan tidak ada permasalahan pada perjalanan meski sempat ada delay 25 menit untuk menunggu runway clear. Jessica mengakui bayinya yang berusia 5 bulan cukup rewel karena penerbangan pertamanya.

Begitu pun saat akan landing di Bandara Ngurah Rai, terjadi delay 50 menit. Pada titik ini, anaknya yang paling besar ingin ke toilet namun tidak diperbolehkan pramugari dengan alasan sudah waktunya memakai seat belt. “Suami gue jalan sebentar ke aisle untuk minta izin bawa anak gue ke toilet. Pramugari menolak, karena alasan safety,” katanya.

Sang suami dan anaknya kembali duduk meski sang anak sempat mengeluhkan perutnya sakit akibat menahan buang air besar. Jessica lalu mengatakan suaminya lantas mengeluh kepadanya terkait pelayanan Garuda Indonesia. “Ini ngedumel ke gue lho ya! In his seat tentang Garuda ke gue. Yang mnrt gue wajar, lha dia concerned tentang anaknya,” kata Jessica.

Jessica sekeluarga tiba di Bandara Ngurah Rai dan bertemu dengan keluarganya yang sudah tiba lebih dulu di lounge. Namun ketika akan keluar dari lounge, salah seorang petugas bandara menghampiri dan mengatakan jika kapten pesawat ingin berbicara dengannya.

“Nah di sini gue curiga, karena di depan lounge udah ngumpul sekitar 7-8 petugas AvSec dan Gapura (ground handlingnya Garuda), 3 orang pilot dan 6 orang pramugari. Karena gue bingung, jadi gue request orang tua gue untuk duluan jalan keluar, kita kan ngga tau ya ada apaan,” katanya menjelaskan.

Ia dan keluarganya lalu kembali masuk ke lounge dan diminta untuk memperlihatkan boarding pass. “Di depan sudah ada captainnya (who shall be unnamed for the time being),” kata Jessica di Twitternya.

Sang kapten pesawat, menurut keterangan Jessica di Twitternya meminta ia dan keluarganya yang ikut dalam pesawat tadi ditahan. “Kita JELAS banget denger captain bilang, "Tahan tuh semuanya!" dengan nada super arogan,” katanya.

Jessica lalu menanyakan alasan penahanan tersebut. Sang kapten tidak menggubris dan kembali meminta petugas bandara menahan Jessica. “Gue makin bingung dong, gila gue uda bayar premium kenapa diperlakukan seperti penjahat TANPA ALASAN YANG JELAS,” ujarnya.

Suami Jessica bertanya dan sang kapten menjawab dengan mempertanyakan apa yang dibicarakan olehnya saat penerbangan. Suami Jessica dianggap telah menghina Garuda Indonesia.

"Bapak ngomong apa di flight? Bapak menghina Garuda kan di dalam flight! Saya atas nama Direktur Operasional Garuda, nanti akan ada petugas yang menindaklanjuti,” tulis Jessica.

Suami Jessica berkelit dan meminta bukti bahwa ia telah menghina Garuda Indonesia. Sang kapten lalu memanggil pramugari dan mengatakan suami Jessica berkata kasar soal Garuda Indonesia.

“Sampe sini sebenernya gue harusnya ketawa. Fasis amat kayanya men, ngedumel sama istri di kursi aja harus di punish? Terus pramugarinya pergi dan Captainnya bilang lagi ‘Bapak itu udah menghina satu Garuda dengan bilang Garuda t*i!’,” kata Jessica menirukan ucapan dengan sang kapten.

Jessica mengaku kenal dengan Komisaris Utama Garuda Indonesia Chairal Tanjung. Ia lalu mengatakan kepada kapten tersebut akan menghubungi sang komisaris utama.

“At this point si Captain melengos terus pergi. Disini udah banyak banget petugas avsec yang ngerubungin kita seperti kita penjahat,” katanya.

Jessica lalu menghubungi ayahnya yang memiliki relasi dengan Chairal. Sang ayah lalu menghubungi Chairal yang saat itu sedang berada di Los Angeles, Amerika Serikat. “Dia (Charial) nanya, siapa nama captainnya? Di sini this is where it gets crazy. NO ONE WANTS TO GIVE IT TO US,” sebut Jessica.

Semua petugas yang ada tidak ada yang berani menjawab dan terlihat ketakutan. Salah seorang petugas kemudian mengatakan tidak bisa memberitahu nama kapten tersebut. Kejadian itu berlangsung selama satu jam. “Maaf ya mbak, mohon maaf sekali kami bukannya ga mau, tapi ga bisa. Nanti kami yang kena. Saya juga cuma kerja di sini,” kata petugas tersebut. 0 END

 

 

Berita Lainnya
Rabu, 12 Agustus 2020
Jumat, 07 Agustus 2020
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020